Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-02-2009
  • 514 Kali

Kuliah Gratis Di ITS Surabaya Bagi Siswa Yang Berprestasi

News Room, Rabu ( 11/02 ) Peluang emas bagi siswa SMA kelas IX yang memiliki pretasi akademik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi favorit tanpa biaya, bahkan selama menjalani masa kuliah, biaya hidupnyapun ditanggung. Ini merupakan bentuk perhatian lembaga Pengembang Madura dengan Institute Teknologi Surabaya (ITS) dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) menyambut realisasi Jembatan Surabaya Madura (Suramadu). Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Moh. Sudirman, MM di kantornya, Rabu (11/02). Menurutnya, dengan peluang Program Kemitraan Mandiri (PKM) tersebut, diharapkan siswa yang memiliki kemampuan akademis untuk terus ditingkatkan, sebab yang diambil hanya 5 siswa dari setiap Kabupaten. “Sebenarnya, pada tahun 2008 lalu sebanyak 6 siswa dari Kabupaten Sumenep yang sudah masuk hasil seleksi ITS bersama Pengembang Madura ini. Bahkan, biaya hidupnyapun selama menjalani kuliah disana akan dijamin,”ujar H. Moh. Sudirman. Hanya saja, tegas mantan Kepala SKB Batuan ini, tahun 2009 ini memberikan peluang secara terbuka bagi siswa yang siap menjalani seleksi dari ITS dan Pengembang Madura. Namun, kuota untuk 4 Kabupaten di Madura masing-masing 5 siswa dengan total 20 siswa. Akan tetapi angka itu bisa bertambah dan bisa kurang disesuaikan ranking nilai siswa setiap Kabupaten. Berbeda dengan sebelumnya, seleksi siswa dilakukan tertutup bagi siswa yang sudah masuk kriteria dengan nilai raport rata-rata minimal 7 melalui Dinas Pendidikan. Namun, saat ini dipersilahkan semua siswa yang memiliki keunggulan di bidang akademik untuk mengikuti seleksi, karena semua persyaratan dan sebagainya, online melalui website :www.its.ac.id. Sekedar diketahui, siswa yang lolos masuk ITS melalui program ini pada tahun 2008 lalu sebanyak 6 siswa, seorang dari SMAN Kalianget, 3 dari SMAN I Sumenep dan 2 dari SMAN 2 Sumenep. Sementara siswa lain yang masuk dengan prestasi dibidang lain, seperti prestasi olahraga juga ada. Namun biasanya mereka langsung dimasukkan melalui sekolah masing-masing. ( Ren, Esha )