Sumenep-Infokom News Room : Komisi D DPRD Sumenep nampaknya tidak sekedar menelusuri persoalan raskin di daerah daratan saja. Sejak kemarin Komisi yang membidangi kesejahteraan masyarakat ini mengunjungi daerah kepulauan Kangean. Dari hasil kunjungan itu, Komisi D DPRD Sumenep menemukan pendistribusian raskin tahun 2005 tidak sampai kepada masyarakat penerima. Ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Ketua Komisi D DPRD Sumenep, KH. Imam Hasyim, SH mengatakan, pengakuan sebagian masyarakat Desa Gellemen Kecamatan Arjasa, sejak beberapa bulan ini tidak menerima raskin kembali, namun setelah Komisinya mengadakan pertemuan dengan Tim Raskin Kecamatan dan Desa, raskin yang belum didistribusikan hanya jatah raskin bulan Desember 2005. Alasannya, masyarakat tidak ada yang mau membeli karena kualitas berasnya sangat jelek. Bahkan karena jeleknya kualitas raskin tesrebut, ada sebagian masyarakat yang masih menawar raskin itu dibawah harga yang telah ditentukan. KH. Imam Hasyim menjelaskan, karena jatah raskin tersebut tidak diminati masyarakat, dari hasil kesepakatan 2 ton lebih jatah raskin Desa Gelleman bulan Desember tahun lalu untuk dikembalikan ke Dolog pada tanggal 31 Maret 2006 mendatang. KH. Imam Hasyim menambahkan, pihaknya masih akan melanjutkan kunjunganya ke daerah lain, sebab tidak menutup kemungkinan di Desa lainnya itu ada penyalahgunaan raskin. (Yasik,Esha)