Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 10-09-2011
  • 506 Kali

Kualitas Jelek, Warga Desa Saseil Tak Mau Konsumsi Raskin

News Room, Sabtu ( 10/09 ) Warga masyarakat Desa Saseil Kecamatan (Pulau) Sapeken tidak mengkonsumsi beras untuk masyarakat miskin (raskin), yang mereka terima pada bulan Agustus 2011 kemarin. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep asal kepulauan, Badrul Aini, Sabtu (10/09) mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari warga masyarakat tentang rendahnya kualitas raskin yang mereka terima pada bulan Agustus 2011 kemarin. Setelah mengecek laporan masyarakat tersebut, memang terbukti beras raskin untuk rumah tangga sasaran di Desa Saseil sangat tidak layak konsumsi, sebab beras berwarna merah kehitam-hitaman, bahkan beras tersebut sudah hancur dan baunya apek, ”Akibat beras kwalitasnya jelek, masyarakat terpaksa tidak mengkomsumsi beras raskin yang seharga Rp. 2.200,00 per-kilogram itu, dan rumah tangga penerima raskin memberikan beras itu untuk makanan ayam.”tegasnya. Badrul menyatakan, dirinya sudah membeli beras tersebut dari masyarakat penerima untuk dijadkan sample, sebagai bukti untuk klarifikasi pada pihak-pihak terkait atas jeleknya kwalitas raskin tersebut. Pihaknya menyayangkan jeleknya kualitas raskin di wilayah kepulauan tersebut, sebab selain tidak bermanfaat bagi masyarakat penerima manfaat, pihak Desa untuk mengembalikan beras itu ke Gudang Bulog di Sumenep, tentu saja membutuhkan biaya yang cukup besar. ”Kalau mau dikembalian ke Gudang Bulog untuk ditukar, sangat tidak mungkin, sebab biaya untuk transportasi dari darat ke kepulauan sangat mahal.”ungkapnya. ( Yasik, Esha )