Media Center, Rabu ( 01/11 ) Sebagian
harta yang kita miliki adalah milik orang lain yang kurang mampu,
pedoman itulah yang membuat Komunitas Sumenep Berbagi (KSB) melakukan
blusukan bersama ke daerah-daerah untuk memberikan bantuan sebagai wujud
peduli sesama.
Koordinator Komunitas Sumenep Berbagi, Fadel Abu Aufa
mengatakan, saat ini masih banyak masyarakat di Kabupaten Sumenep yang
masih berada di bawah garis kemiskinan yang jauh dari hidup layak dan
tidak terdata karena tidak memiliki KTP. Sehingga membutuhkan uluran
tangan, sumbangan maupun donasi berupa sembako, buku-buku, pakaian,
perabot layak pakai, maupun material bangunan.
Dengan inisiatif
bersama membentuk komunitas yang dikumpulkan dalam sebuah group di media
sosial (medsos) yang kemudian para donatur bisa menyampaikan bantuan
lewat KSB, bahkan menyediakan jasa penjemputan bantuan kepada para
donatur.
Bantuan itu nantinya akan disampaikan kepada kaum duafa maupun warga kurang mampu yang telah dilakukan survey sebelumnya.
“Kita
ingin berbagi kepada sesama yang membutuhkan karena saat ini masih
banyak kaum duafa yang belum bisa mendapatkan kehidupan yang layak
apalagi yang tidak masuk data bantuan pemerintah.”ujar Fadel kepada
Media Center, Rabu (01/11).
Fadel menyebutkan, sejak terbentuk,
Komunitas Sumenep Berbagi sudah mampu mengumpulkan banyak bantuan berupa
sembako, uang santunan dan barang layak pakai lainnya yang saat ini
dibagikan ke 54 kaum duafa yang tersebar di 9 Kecamatan di Kabupaten
Sumenep. ( Ren, Fer )