Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 02-12-2010
  • 555 Kali

Krisis BBM, Pulau Masalembu Gelap Gulita

News Room, Kamis ( 02/12 ) Sulitnya mendapat bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Pulau Masalembu, Sumenep, menyebabkan aliran listrik yang menggunakan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) tersendat. Akibatnya, Pulau Masalembu gelap gulita. Anggota DPRD Sumenep asal Masalembu, Darul Hasyim Fath menyesalkan masih terjadinya krisis BBM di Masalembu, apalagi sampai mengganggu terhadap aktivitas PLTD sebagai satu-satunya tonggak penerangan di Masalembu. “Kami merasa ini merupakan preseden buruk bagi masyarakat Kepulauan Masalembu, yang harus mengalami gelap gulita kalau kebutuhan BBM bagi PLTD tidak secepatnya terpenuhi,”kata Darul pada wartawan dikantor DPRD Sumenep, Kamis (02/12). Darul menjelaskan, pihaknya sudah mencoba menghubungi petugas PLTD Masalembu, yang dikatakan bahwa stok BBM untuk melayani aliran listrik hanya cukup sampai akhir pekan ini. “Diperkirakan, mulai pekan depan Pulau Masalembu benar-benar akan gelap gulita, kalau stok BBM masih seperti sekarang ini,”ungkapnya. Darul berharap Pemerintah Kabupaten Sumenep, secepatnya mengatasi persoalan krisis BBM di Kepulauan Masalembu. Sementara, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Sumenep, Drs. H. Suprayugi, M.Si membantah adanya krisis BBM di wilayah kepulauan, khususnya Masalembu, karena pasokan BBM yang dilakukan agen premium minyak dan solar (APMS) maupun masyarakat tetap lancar. “Hanya saja, yang menjadi persoalan saat ini, bahwa BBM yang ada dikepulauan itu sifatnya masih bersubsidi yang tidak diperuntukkan bagi industri. PLTD kan termasuk industri, mestinya BBM yang digunakan adalah non subsidi, tapi kenyataannya PLTD di Masalembu juga menggunakan BBM bersubsidi, itu permasalahannya,”ungkapnya menegaskan. H. Suprayugi menambahkan, untuk mengatasi persoalan itu, pihaknya sudah meminta camat dan pejabat yang tergabung dalam musyawarah pimpinan tingkat kecamatan (muspika) di Masalembu, supaya bersikap proaktif dengan selalu memantau terhadap ketersediaan BBM diwilayahnya. “Diharapkan, di Masalembu tidak sampai terjadi gelap gulita. Kami akan berusaha memberikan pemahaman pada pengusaha PLTD, supaya tidak menggantungkan pada BBM bersubsidi, karena aturannya harus menggunakan BBM non subsidi,”ujarnya. ( Nita, Esha )