News Room, Senin ( 20/04 ) Mukal (42) seorang nelayan warga Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, yang menjadi korban laka laut, ditemukan tewas membusuk ditepi pantai Desa Campor Barat, Senin (20/04) pagi, sekitar pukul 07.30 WIB. Korban tewas langsung dievakuasi oleh warga bersama petugas. Dalam evakuasi korban memakan waktu hampir 2 jam, sehingga pada pukul 09.30 WIB korban baru dibawa pulang untuk dikubur di pemakaman setempat. Kapolsek Ambunten, Kabupaten Sumenep, Iptu Sumaryono mengatakan, korban tewas pertama kali ditemukan nelayan setempat dengan kondisi tubuh membusuk dan bau. “Saat ditemukan, kulit korban mengelupas, dimungkinkan dimakan ikan dan kulit kepala sebagian habis, sehingga tinggal tengkoraknya,â€Âterang Sumaryono pada wartawan, Senin (20/04). Mukal merupakan korban laka laut pada, Sabtu (18/04) lalu yang ditabrak kapal motor tak dikenal di perairan Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten saat mencari ikan dengan menggunakan perahu tradisional bersama temannya, Mursyid (27), warga Desa Campor Barat, Ambunten. Sedangkan Mursyid selamat setelah ditolong nelayan lain. Sebelumnya, korban bersama temannya mencari ikan dengan menggunakan perahu tradisional di perairan Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten, Sabtu (18/04) lalu. Namun, dijarak 10 kilometer dari bibir pantai. Tiba-tiba dari arah timur ada kapal motor dengan kecepatan tinggi yang tidak diketahui nama kapalnya, dan menabrak perahu korban. Akibatnya, korban dinyatakan hilang tenggelam bersama perahunya. ( Nita, Esha )