News Room, Sabtu ( 25/08 ) Jumlah kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat 2012, diwilayah hukum Polres Sumenep mencapai 12 kasus, dengan 8 meninggal dunia (MD). Berdasarkan data di Satuan Lalu Lintas Polres Sumenep, korban tewas pada kegiatan Operasi Ketupat tahun ini, mengalami kenaikan 100 persen, jika dibandingkan tahun 2011 lalu, sebanyak 4 orang. Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Mudjib menjelaskan, laka lantas ini sebagian besar terjadi disepanjang jalur yang ditetapkan sebagai titik rawan kecelakaan atau Black Spot Area, diwilayah selatan. “Penyebabnya rata-rata Human Error, yakni pengemudi kendaraan bermotor terlalu memaksakan diri melanjutkan perjalanan disaat kondisi mengantuk atau lelah. Di jalur selatan itu jalan terlihat lurus, tapi kenyataannya berbelok-belok. Nah, bagi pengemudi yang sudah ngantuk otomatis konsentrasi berkurang. Kondisi itulah bisa memicu terjadinya laka lantas,”kata Mudjib, di Sumenep, Sabtu (25/08). Secara umum, kata Mudjib, laka lantas pada Operasi Ketupat 2012 hingga H+5 lebaran ini, jumlahnya menurun dari tahun kemarin. “Hanya saja, kuantitas korban meninggal naik. Tahun lalu korban meninggal 4, sekarang mencapai 8 orang, dengan kerugian material senilai Rp. 22 juta lebih,”terangnya. Mudjib mengungkapkan, pihaknya sudah berusaha menekan angka laka lantas selama Operasi Ketupat tahun ini. Puluhan banner berisi himbauan maupun peringatan bagi pengendara ranmor sudah dipasang diruas jalan umum, yang biasa dilintasi para pemudik. “Bahkan, kami juga menyediakan pos pelayanan Masjib Bintang di Kecamatan Bluto. Tapi, pemudik sebagian besar enggan untuk singgah sekedar beristirahat. Mungkin mereka berpikir sudah dekat, sehingga memilih tetap melanjutkan perjalanannya,”ungkapnya. Diharapkan pada H+7 atau lebaran ketupat, para pengemudi ranmor baik roda 2 maupun 4, untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam perjalanan, agar tidak terjadi laka lantas. “Pada lebaran ketupat, biasanya warga lebih banyak mengunjungi lokasi wisata di Kabupaten Sumenep, utamanya Pantai Lombang, Kecamatan Batang-batang, dan Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk,”pungkasnya. ( Nita, Esha )