News Room, Jum’at ( 16/01 ) Seorang Anak Buah Kapal (ABK) Perahu Layar Motor (PLM) Kadiri, Syafi'i (20) warga Desa Ketupat Kecamatan Raas, yang terlempar dari perahu akibat dihantam ombak setinggi 4 meter di perairan antara Sapudi dengan kepulauan Raas, pada Selasa (13/01) lalu ditemukan tewas mengapung tak jauh dari lokasi, pukul 08.45 WIB, Jumat (16/01). Korban tewas ini ditemukan oleh nelayan Kecamatan Bluto dalam kondisi membengkak dan bagian mukanya rusak. Saat ditemukan, korban terapung dan terombang-ambing oleh ombak. Kapolsek Raas, Ipda Jaiman mengatakan, warga yang menemukan korban langsung melaporkan pada petugas dan melakukan evakuasi dengan memakai perahu nelayan. “Setelah dievakuasi, rencananya korban bakal dimakamkan di pemakaman Desa Raas, Jumat siang setelah dilakukan visum oleh petugas medis Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Raas,â€Âkata Jaiman dihubungi wartawan, Jumat (16/01). ABK PLM Kadiri tersebut menjadi korban keganasan ombak setinggi 5 meter dalam perjalanan dari Pelabuhan Rakyat Mambo Situbondo, menuju Pulau/Kecamatan Raas, Selasa lalu. Ditengah perjalanan tepatnya di perairan antara Sapudi dengan kepulauan Raas, korban terpelanting dan ditelan ombak. Sedangkan 11 penumpang lainnya (termasuk ABK) berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat. Adapun, nama-nama penumpang selamat yakni, Supatmo, Samsuni, Supyan, Ego, Sahmar, Oong, Jasilah, dan Emmus. Sedangkan ABK-nya yang selamat, Aksan, Jatim, dan Mukhlis. ( Nita, Esha )