News Room, Rabu ( 27/05 ) Ketua Pusat Koperasi Wanita Jawa Timur, Sri Utari berharap, dengan Hari Ulang Tahun Koperasi Potre Koneng Sumenep yang ke 34 diharapkan menjadi Koperasi Wanita yang menginspirasi bagi perbaikan kinerja dan kegotong-royongan yang telah dibangun selama ini bagi para Koperasi Wanita yang ada di Sumenep.
Hal tersebut disampaikan Sri Utari dihadapan para pengurus dan anggota Koperasi Potre Koneng di HUT ke 34 di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Sumenep, Rabu (27/05).
Menurutnya, pihaknya sangat salut dengan kinerja dan kegotong-royongan yang telah dilakukan Koperasi Potre Koneng dalam usia yang ke 34 tahun.
“Kami harapkan pula Koperasi Potre Koneng bisa berperan di 3 lini, yakni ekonomi, sosial juga budaya yang memang penting untuk juga dilestarikan di Sumenep,” ungkapnya.
Jadi, tegas Sri Utari, sebagai Koperasi Wanita tertua di Sumenep, tidak lagi dipandang sebelah mata. Sebab, selain “ngopeni“ soal ekonomi dan sosial, juga dapat melirik budaya lokal yang tenyata Sumenep memiliki potensi budaya yang luar biasa.
Dengan usia dan peningkatan usaha yang sudah mampu mandiri, Koperasi Potre Koneng diharapkan terus menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep, dalam rangka membangun negeri ini bersama para perempuan secara mandiri.
“Dengan keberadaan Koperasi Wanita di Sumenep ini bisa membangun bangsa, khususnya dalam mengurangi angka kemiskinan di Jawa Timur yang dimulai dari Tapal Kuda Madura,”tambahnya.
Sementara Pengurus Koperasi Potre Koneng, Ny. Nunung Muhyidin, dalam laporannya menjelaskan, saat ini Koperasi Potre Koneng sudah memiliki aset sebesar Rp. 7.374.310.097,00 dan memiliki perkembangan usaha Rp. 12.270.898.928,00. Dengan jumlah anggota 1.300 orang, dan 70 kelompok.
Dalam kesempatan HUT Koperasi Potre Koneng ke 34 ini, Koperasi Potre Koneng memberikan santunan kepada 20 anak yatim, serta hadiah kepada ibu yang lahir bersamaan dengan HUT Koperasi Potre Koneng, yakni tanggal 21 Mei 1961. Dan sebelumnya juga telah melaksanakan pelatihan kursus keterampilan aplikasi sarung bantal dan taplak meja bagi anggotanya.
“Sedangkan kegiatan usaha Koperasi Potre Koning meliputi simpan pinjam, unit usaha pengadaan barang, bermitra dengan toko, kredit mitra usaha sepeda motor dan lain-lain,”jelasnya. ( Ren, Esha )