Media Center, Kamis ( 24/08 ) Bupati Sumenep, Dr. KH. A Busyro Karim, M.Si mengatakan, koperasi di
Kabupaten Sumenep terus melakukan penguatan kelembagaan koperasi,
manajemen kelembagaan koperasi, kualitas sumber daya manusia dan
produktifitas koperasi.
Itu dilakukan dalam upaya mendorong
produktifitas, dan daya saing koperasi di era globalisasi saat ini,
sehingga koperasi tidak hanya identik dengan simpan pinjam saja,
melainkan menjadi koperasi yang memiliki usaha lain untuk mengembangkan
usaha lembaganya.
“Meskipun simpan pinjam itu sangat perlu untuk
melawan rentenir di Desa, tapi harus ada usaha lainnya,
seperti usaha toko yang menjual kebutuhan anggota koperasi, bahkan
kebutuhan masyarakat luas. Ini yang perlu pengembangan untuk membesarkan
koperasi, guna menggairahkan perekonomian masyarakat,”kata Bupati saat
acara pembinaan, pengawasan dan pemberian hadiah bagi koperasi
berprestasi tahun 2017 bertempat di lapangan Desa Karduluk,
Kecamatan Pragaan, Kamis (24/08).
Bupati menyatakan, masalah
lainnya, yakni rendahnya kreasi dan inovasi sebagian pelaku koperasi,
padahal di era kecanggihan teknologi informasi, harus mampu
memanfaatkannya untuk memajukan koperasi, baik akses informasi, adopsi
ilmu pengetahuan, serta sarana promosi produk. Melalui kreatifitas dan
inovasi, pelaku koperasi bisa menawarkan hasil produknya ke daerah luar,
sehingga tidak kalah bersaing dengan produk luar negeri.
“Bangun
dan perluas jaringan dengan organisasi maupun institusi lainnya. Tidak
hanya di Sumenep, tapi juga di seluruh nusantara, karena jaringan
merupakan salah satu kunci sukses kemajuan sebuah organisasi,”tegasnya.
Bupati mengungkapkan pemerintah daerah saat ini, fokus pada
pengembangan koperasi wanita, karena jumlah koperasi wanita mencapai 499
koperasi, atau 32 persen dari jumlah total koperasi yang mencapai 1.560
koperasi. Bahkan 90 persen anggota koperasi di Sumenep adalah kaum
perempuan.
“Karena itu, saya berharap pula, para pengurus koperasi
di Sumenep harus menjaga integritas dan kepercayaan anggota dan
masyarakat. Koperasi akan tumbuh besar, manakala rasa saling memiliki
dan saling percaya tetap ada antara pengurus, anggota dan
masyarakat,”pungkas Bupati.
Sementara itu dalam kegiatan tersebut,
Bupati bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nur Fitriana
Busyro menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah koperasi
berprestasi. Bahkan, seusai acara itu, Bupati dan Wakil Bupati, Achmad
Fauzi meninjau 60 stand pameran koperasi dan UMKM yang menyajikan hasil
kerajinan, seperti batik, makanan serta minuman khas masyarakat Aumenep.
( Yasik, Esha )