News Room, Jumat ( 29/11 ) Keberadaan Koperasi di Kabupaten Sumenep perlu terus dipacu dalam mengembangkan berbagai jenis usaha, sehingga Koperasi mampu bersaing dengan usaha lainnya yang lebih maju dan berkembang, sementara modalnya milik orang asing. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sumenep, Imam Trisnohadi, SH, M.Si kepada News Room, Jumat (29/11). Menurutnya, Koperasi yang ada selama ini harusnya bisa lebih menguasai potensi usaha yang terus berkembang, seperti halnya dibidang market, modal usaha, perbankan serta dunia usaha lainnya. “Apalagi Koperasi merupakan satu-satunya lembaga yang tidak boleh diintervensi siapapun termasuk orang asing dalam pengembangan usahanya,”ungkapnya. Sebab, tegas mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep ini, lembaga Koperasi mulai dari awal pembentukan, menentukan jenis usaha hingga pembagian hasil usahanya semua ditentukan oleh anggotanya. Karena itu, dalam menjalankan usaha Koperasi diharapkan lebih fokus dalam bidang tertentu, seperti halnya yang menjadi harapan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si pada kegiatan sosialisasi Undang-Undang Nomor 17 tahun 2012 tentang Perkoperasian yang baru beberapa hari lalu, agar usaha yang dijalankan Koperasi lebih fokus dengan jenis usaha tertentu. “Kami yakin dengan lebih fokus dan dijalankan secara professional Koperasi akan mampu berkembang dan menguasai dunia usaha, dan bukan malah lebih banyak dimanfaatkan oleh orang asing yang menanamkan modalnya disini,”pungkasnya. ( Ren, Esha )