Sumenep-Kominfo News Room : Cuaca di Jawa Timur cerah berawan. Hal ini dikarenakan pertumbuhan awan-awan atau konvektif awan yang bergerak ke wilayah daratan Jawa Timur. Terbentuknya awan ini juga dipicu perbedaan suhu muka laut di perairan wilayah Indonesia yang relatif panas. Koordinator Analisa Data BMG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Soemaryo, saat dihubungi via telepon, Kamis kemarin (15/06) mengatakan, berdasarkan analisis angin dan pantauan citra satelit, menunjukkan adanya peningkatan tekanan udara di daerah Australia atau tekanan tinggi di selatan dan adanya tekanan rendah di Samudera Pasifik bagian utara, sehingga masa udara yang melintas di daerah Jawa Timur relatif kering. Dengan adanya fenomena itu, Jawa Timur dalam dua hari ke depan cerah berawan dan berpeluang hujan, dengan intensitas ringan. Hujan diprakirakan terjadi pada sore dan malam hari, bersifat lokal, serta dalam durasi antara 10 hingga 15 menit. Dikatakan Soemaryo, angin pada umumnya bergerak dari tenggara, dengan kecepatan 05-25 Km/jam. Sementara untuk Jawa Timur bagian selatan, angin bergerak dari arah tenggara dan selatan dengan kecepatan antara 0,5 hingga 20 km/jam. Suhu udara berkisar antara 18-33 derajat celcius. Wilayah yang berpotensi hujan meliputi, Banyuwangi, Lumajang, Blitar, Trenggalek, Tulungagung, dan Pacitan. Sedangkan wilayah dengan kondisi cerah berawan, yaitu Jatim bagian utara, tengah, dan timur. Sementara pasang air laut di perairan Pantai Jawa Timur mencapai 140 cm, terjadi pukul 12.00 WIB. Surut air laut sampai –130 cm, terjadi pukul 19.00 WIB. Tinggi gelombang laut Jawa, antara 1,3 hingga 2,7 meter. Perairan Bawean 1,2 hingga 2,6 meter. Perairan Kangean antara 1,2 hingga 2,6 meter. Untuk Selat Bali masih dalam kondisi normal, antara 1,0 hingga 2,2 meter dan Selat Madura 0,3 hingga 0,7 meter. Sedangkan tinggi gelombang Samudera Hindia berkisar antara 1,9 hingga 3,4 meter. Ia juga menghimbau kepada pihak pelayaran maupun nelayan, hendaknya waspada terhadap tingginya gelombang laut, karena dapat menenggelamkan kapal. ( JNR, Esha )