KONFLIK DPP PKB DIINDAHKAN, DPC PKB SUMENEP BAKAL MENGGELAR MUSKER Sumenep-HARIAN BANGSA Akhirnya DPC PKB Sumenep bertekad melaksanakan musyawarah kerja (Musker) dari Tanggal 21 hingga 22 Juni 2008 mendatang, meski sengketa kepengurusan DPP PKB dua kubu hingga kini tetap berlangsung . Sekretaris DPC PKB Sumenep Drs Ach.Rusydy,M.Pd mengatakan pihaknya tidak khawatir pelaksanaan Musker itu ada yang mempersoalkan, utamanya keabsahannya oleh pihak tertentu. Sebab SK pengurusan DPC PKB Sumenep diterbitkan sebelum adanya konflik ditubuh DPP PKB antara kubu Gus Dur dan Muhaimin Iskandar. “ Tidak ada yang perlu dikawatirkan. Jadi Musker akan jalan terus. Karena SK Kepengurusan DPC PKB Sumenep turunnya sebelum ada konflik. Di SK yang sudah syah oleh kepengurusan yang terdaftar di Lakum HAM yakni Gus Dur dan Cak imin “ jelasnya Agenda Musker kata Rusydi diantaranya tatacara atau mekanisme pengrekrutan calon legeslatif Pemilu Tahun 2009 disamping agenda lain yang harus dibawas sebagai tindak lanjut dari Musyawarah Cabang PKB II. Diantaranya reorganisasi dan konslidasi partai “ jelasnya Sedangkan Sekretaris DKC Garda Bangsa Sumenep Asrowiyadi,SH mengatakan Musker DPC PKB yang bakal berlangsung selama dua hari itu terkesan emosional dan memaksakan kehendak. Mestinya kepengurusan PKB dari tingkatan atas hingga paling bawah harus diam lebih dahulu hingga menunggu hasil kasasi yang diajukan Gus Dur. Sebab hasil Musker yang diagendakan bakal sia sia jika misalnya dalam kasasi itu ternyata tetap dimenangkan DPP PKB versi Muhaimin Iskandar. “ Apa artinya kriteria Caleg kalau misalnya pihak KPU dikemudian hari tetap menolak karena DPP PKB yang akan merekomendasi masih belum inkracht. Atau barangkali dikemudian hari ada yang mempersoalkan Musker karena cacat hukum misalnya. Kekawatiran seperti itu mestinya diantisipasi. Untuk itu kita mestinya menahan diri dulu agar biaya Musker tidak hilang percuma “ tegas pegawai PHL di Inspektorat Kabupaten Sumenep ini (Fik)