News Room, Jum’at ( 14/01 ) Adanya beberapa Puskesmas di Kabupaten Sumenep yang sudah tidak layak lagi menjadi pusat pelayanan kesehatan masyarakat maupun rawat inap, mendapat tanggapan anggota Komisi D DPRD Sumenep, Dulsiam, MPd. Menurutnya, sejumlah Puskesmas yang tidak layak itu memang harus sudah lakukan renovasi maupun relokasi baru. Sebab, dikhawatirkan jika terus dipakai akan menelan korban. “Salah satunya, ketika Komis D melakukan kunjungan di Puskesmas Saronggi, yang ternyata kondisinya sangat memprihatinkan,”ujar Dulsiam. Ditambahkan, disamping beberapa ruangan yang tidak layak untuk pasien, juga kondisi bangunan yang sudah rapuh dan seringkali mengelupas. Hal itu khawatir jatuh dan menimpa pasien maupun perawat yang ada disana. Karena itu, anggota DPRD Sumenep asal kepulauan ini berharap, jika nantinya Puskesmas Saronggi tersebut tidak bisa dialokasikan untuk renovasi tahun 2011, harus terus diupayakan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2011. “Jadi, ketika ada yang sudah betul-betul parah, seperti itu harus segera ditangani sesegera mungkin,”pungkasnya. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. Hj. Yetti Nurdiah Ningrum sebelumnya kepada wartawan mengaku adanya sejumlah Puskesmas di Sumenep memang tidak layak untuk rawat inap dan semacamnya. Karena itu, pihaknya akan terus berupaya mengajukan anggaran untuk perbaikan sejumlah Puskesmas itu. Bahkan, pihaknya sudah mengajukan 7 Puskesmas kepada pemerintah pusat, agar diprogramkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan diharapkan bisa terealisasi tahun 2011 ini. ( Ren, Esha )