News Room, Sabtu ( 13/09 ) Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan penuh rahmat dari Allah SWT. Untuk itu, pada bulan ini pula sekelompok masyarakat yang sering nongkrong disekitar trotoar Pasar 17 Agustus Kecamatan Kota Sumenep, atau yang lazim mereka menyebut Komunitas Seniman Trotoar (KST) itu memanfaatkan momentum tersebut untuk mengais rejeki. Salah satu kegiatan yang mereka garap adalah pelayanan parkir kendaraan bermotor bagi para pengunjung Pasar Ramadhan yang berlokasi di sekitar Taman Adipura Kota Sumenep. Menurut Koordinator Komunitas Seminan Trotoar, Eko Suhartono Hadie saat dihubungi News Room di lokasi kegiatannya, kegiatan yang dirintisnya sejak tahun lalu itu hanya bersifat iseng saja. Namun, dari keisengannnya itu ternyata mengarah pada kegiatan yang sebenarnya dan positif. Artinya, jasa pelayanan parkir itu dikelola dengan proporsional dan melalui menegemen yang transparan. Eko yang sehari-hari sebagai pegawai Badan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sumenep itu mengaku sangat senang menangani kegiatan ini. Sebab, petugas jasa pelayanan parkir tersebut dikelola bersama 6 orang anggota KST yang kebanyakan dari mereka adalah seorang pengangguran. Disinggung tentang mekanisme pendapatan yang dihasilkan dari jasa parkir tersebut, kakek dari 3 cucu itu menjelaskan, hasil dari kegiatan jasa itu nantinya dibagi rata setelah dipotong pengeluaran, seperti pajak retribusi parkir sebesar 20 persen per-kendaraan kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep, dan pengeluaran lainnya. Salah seorang anggota KST, Herman menuturkan, kegiatan jasa parkir kendaraan ini baru pertama kali ia selami, dan kemungkinan kegiatan perdana ini akan berbuah positif sebagai batu loncatan untuk mengais rejeki di Bulan Suci Ramadhan, sehingga dari hasil jasa parkir itu ada harapan untuk membelikan sepotong kain baju untuk 2 anak dan isterinya. ( Esha, Ajie )