Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-11-2012
  • 817 Kali

Komnas HAM Turun Ke Sumenep, Tangani 3 Kasus

News Room, Selasa ( 27/11 ) Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Selasa (27/11) pagi, turun langsung ke Kabupaten Sumenep, dengan mendatangi kantor Pemerintah Kabupaten setempat, yang ditemui langsung Wakil Bupati Sumenep, Soengkono Siddik, bersama pejabat yang tergabung dalam Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), dan pihak terkait. Kedatangan Tim Komnas HAM itu, untuk menangani 3 kasus mengenai pengelolaan minyak dan gas (migas) di Kabupaten Sumenep. Komisioner Komnas HAM, Husendro menjelaskan, pihaknya sengaja datang ke Sumenep, guna menindak lanjuti 3 kasus yang dilaporkan warga setempat, menyangkut pelaksanaan di perusahaan migas seperti PT. SPE Petroleum, PT. Energy Mineral Langgeng (EML), dan PT. Husky Oil. “Laporan yang kami terima itu, untuk PT. SPE Petroleum masih ada sisa dinamit aktif didalam tanah dilokasi survey seismik. Warga khawatir dinamit ini meledak. Kemudian, di PT. EML, warga melaporkan atas tindak kekerasan yang dilakukan oknum TNI-AD Sumenep. Ini yang kami pertanyakan, kenapa harus ada TNI-AD di lokasi pengeboran, padahal lokasi tersebut merupakan ranahnya Polisi,”kata Husendro, Selasa (27/11). Husendro mengungkapkan, di PT. Husky Oil menyangkut kesejahteraan masyarakat sekitar yang sampai saat ini belum merasakan dampak dari hasil produksi migas tersebut. Sementara, Wakil Bupati Sumenep, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si mengungkapkan, untuk 2 dari 3 kasus yang ditangani Komnas HAM meliputi PT. Husky Oli dan PT. SPE Petroleum, sudah tidak ada masalah. Sedangkan, untuk persoalan yang PT. EML, akan diselesaikan sendiri oleh Kodim 0827 Sumenep, dengan mengundang Komnas HAM ke Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Rabu (28/11) besok. ( Nita, Esha )