Sumenep-Infokom News Room : Kunjungan kerja Komisi C DPRD Sumenep bersama Dinas PU Pengairan, PU Bina Marga, serta PU Cipta Karya dan Kebersihan menemukan sejumlah proyek fisik di kepulauan Sapudi sangat mengecewakan, pasalnya, pembagunan fisik proyek, seperti di Kecamatan Nonggunong dan Kecamatan Gayam jauh dari kwalitas standard. Demikian ditegaskan Ketua Komisi C DPRD Sumenep, Malik Effendi, SH kepada News Room, Kamis (17/11). Dicontohkan, dari enam paket Proyek PU. Pengairan, ada 2 pekerjaan proyek yang harus diperbaiki ulang dan satu pekerjaan plengsengan yang harus dibongkar, sebab kondisinya benar-benar parah. Kemudian dari empat lokasi proyek PU. Cipta Karya dan Kebersihan terdapat 2 proyek yang harus diperbaiki, karena kwalitasnya jelek dan satu pekerjaan pembangunan Gedung Lokal SMA Negeri Gayam dihentikan, penyebabnya besi cor yang seharusnya ukuran 12 mm, ternyata yang dipasang besi ukuran 8 mm, serta campuran cornya hanya terdiri dari pasir tanah dan sedikit semen. Sedangkan di PU. Bina Marga ada satu pekerjaan proyek jalan yang harus diklaim, sebab saat ini pekerjaannya sudah selesai. Malik Effendy menambahkan, secara keseluruhan kwalitas pekerjaan proyek di kepulauan jauh lebih jelek dibanding di daratan, dan pihaknya berharap hasil temuan Komisi C bersama ketiga Dinas PU itu ditindak lanjuti oleh masing-masing Dinas, dan bagi rekanan yang mokong sebaiknya dilaporkan sesuai jalur hukum. ( Yasik, Fj )