Sumenep-Infokom News Room : Tidak dilakukannya kunjungan kerja (kunker) Komisi D DPRD Sumenep ke sekolah penerima bantuan operasional sekolah (BOS) yang digelar sejak tanggal 9 hingga 15 Agustus lalu mendapat respon positif dari berbagai kalangan, hanya saja serangkaian kunjungannya ke seluru sekolah di wilayah daratan itu juga mendapat kritik, pasalnya dalam serangkian kunjungan kerjanya itu tidak termasuk sekolah diwilayah kepulauan. Padahal didaerah kepulauan sangat diperlukan pengawasan yang serius, sehingga penyaluran dana BOS itu tepat sasaran. Menyikapi hal itu, Ketua Komisi D DPRD Sumenep, KH. Imam Hasyim, SH mengatakan, komisinya tidak pernah melaukukan diskriminasi dalam pemantauan penyaluran BOS, apalagi untuk wilayah kepulauan, sebab sekolah didaerah kepulauann itu merupakan skala prioritas program pendidikan di Sumenep. Diakui pula, belum turunnya Koimsi D ke daerah kepulauan hingga saat ini, hanya disebabkan oleh faktor cuaca yang tidak bersahabat. Selain itu menurut KH. Imam Hasyim, dalam segi pengawasan pendidikan di kepuluan juga akan diberlakukan secara adil, artinya Komisi D DPRD Sumenep akan melakukan kunjungan kerja, baik sekolah didaratan maupun kepulauan setiap 3 bulan sekali, bahkan dalam sidaknya itu, pihaknya akan melibatkan Dinas Pendidikan dan Departemen Agama Kabupaten Sumenep, sehingga temuan dilapangan langsung terkoordinasi. ( Yasik,Esha )