Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-10-2009
  • 600 Kali

KLM Angkut Ratusan Drum BBM Ludes Terbakar, 1 Tewas

News Room, Jum’at ( 23/10 ) Kapal Layar Motor (KLM) Alif Utama ludes terbakar di pelabuhan Gersik Putih Kalianget, Kamis (22/10) malam, sekitar pukul 20.30 WIB. Angin kencang dan kobaran api membuat kapal berikut barang angkutannya berupa ratusan drum berisi bahan bakar minyak (BBM), dan dua unit sepeda motor hangus terpanggang. Akibatnya, satu orang awak kapal, Jalal, warga kepulauan Masalembu, ditemukan tewas dengan tubuh mengambang dan tersangkut di bagian sebelah timur dari kapal yang terbakar. Sedangkan 5 orang awak kapal lainnya selamat, meski 4 orang mengalami luka bakar, yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) Dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Selain menghanguskan KLM Alif Utama dan menewaskan 1 awak kapalnya, api juga membakar Perahu Layar Motor (PLM) Barokah Ilahi, yang sedang bermuatan bahan bangunan. Beruntung 8 penumpang dan awak perahu tersebut selamat, namun barang bawaannya ludes dilalap si jago merah. Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Mualimin mengatakan, KLM Alif Utama itu mengangkut 48 drum solar dan 96 drum bensin, dengan tujuan kepulauan Masalembu. Namun, untuk penyebab terbakarnya kapal, hingga sekarang masih belum diketahui. “Kami sudah memeriksa 7 orang saksi, terkait kejadian ini. Tapi, hasil keterangan yang diberikan belum ada yang mengarah pada penyebab terbakarnya kapal tersebut,”terang Mualimin, pada wartawan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Pelabuhan Gersik Putih, Kalianget, Jum’at (23/10). Ia menjelaskan, aparat kepolisian masih melakukan olah TKP untuk mencari sumber api atau penyebab terbakarnya KLM Alif Utama. “Demi kemudahan olah TKP, disekitar lokasi diberi police line (garis polisi). Karena, hingga Jum’at (23/10) siang, warga masih berdatangan dan memadati lokasi kejadian,”katanya. Kelima awak KLM Alif Utama yang selamat, yakni Herman (28), warga Kecamatan Dungkek, Adi Rikso (40), warga Sukajeruk, Masalembu, Samahudin (50) dan Marsuk (50) serta Jamaludin (39), ketiganya warga Masalembu. ( Nita, Esha )