Media Center, Selasa ( 28/11 ) Pemerintah
Kabupaten Sumenep berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan
menguatkan jalinan sosial, supaya Kabupaten Sumenep tetap damai dan
aman.
“Kalau masyarakat waspada, insya Allah tidak mampu meruntuhkan
bangunan kedamaian di Sumenep ini. Tapi kita wajib mewaspadai, karena
saat ini, ancaman terhadap stabilitas sosial bisa datang kapan
saja,”tegas Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. R. Idris, MM pada pembukaan Sosialisasi Penguatan Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila,
Rasa Cinta Tanah Air, Kesadaran Berbela Negara dan Berkonstitusi tahun
2017, Selasa (28/11), di Hotel Utami Sumekar Sumenep.
Ia menyatakan,
nilai-nilai bela negara menjadi landasan sikap dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara, khususnya dalam menjaga kerukunan, kedamaian,
dan keamanan di Sumenep.
“Semua pihak berbuatlah yang terbaik sesuai
profesi masing-masing, sebagai wujud keikutsertaan dalam upaya bela
negara, apalagi secara geografis, Kabupaten Sumenep memiliki gugusan
pulau yang begitu banyak yang memiliki tantangan tersendiri,”imbuhnya.
Pelaksanaan
sosialisasi bela negara diharapkan peserta bisa menjadi panutan dan
teladan bagi masyarakat, sekaligus ikut serta mewarnai setiap aktifitas
pembangunan di daerah masing-masing.
“Bahkan
juga melahirkan Kader Bela Negara yang memiliki penguasaan ilmu
pengetahuan dan teknologi, serta memiliki kualitas sikap mental dan
perilaku cinta tanah air, dan rela berkorban untuk bangsa dan
negara,”pungkas Idris.
Sementara itu Kepala Bakesbangpol Linmas
Kabupaten Sumenep, Moh. Kafrawi, S.Sos, M.Si menambahkan, masyarakat
jangan memahami bela negara dalam arti yang sempit, seperti upaya
membela negara dari ancaman musuh bersenjata. Namun, memahaminya dari
makna yang luas, yaitu upaya mengangkat harkat dan martabat bangsa dan
negara.
“Undang-Undang Nomor 3 tahun 2002 secara eksplisit
menjelaskan, salah satu bentuk bela negara adalah berkarya yang
dedikatif untuk bangsa dengan skill, ketrampilan dan keahlian untuk
kemajuan bangsa,”imbuhnya.
Peserta sosialisasi Penguatan Aktualisasi
Nilai-nilai Pancasila, Rasa Cinta Tanah Air, Kesadaran Berbela Negara
dan Berkonstitusi ini diikuti sebanyak 200 orang dari berbagai unsur
masyarakat. ( Yasik, Esha )