News Room, Selasa ( 19/02 ) Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) adalah murni kegiatan kemasyarakatan. KIM tidak digiring atau tidak ada kaitannya dengan politik. Keberadaan KIM adalah untuk memajukan masyarakat melalui penguasaan informasi di segala bidang demi kemajuan bersama. PLH Kepala Bakominfo Kabupaten Sumenep, Drs. Koesman Hadie, menegaskan hal itu, Senin malam (18/02) saat memberikan pembinaan KIM “Makmur Jaya†Desa Tanah Merah Kecamatan Saronggi. Koesman Hadie mengatakan, KIM bukanlah kendaraan politik seperti Kelompencapir masa orde baru. Saat ini masyarakat bebas menentukan arah politiknya masing-masing. Kelompencapir di masa orde baru lalu mati suri, maka selanjutnya Pemerintah Propinsi Jawa Timur memandang perlu untuk membentuk Kelompok Informasi Masyarakat, yang harus tumbuh atas inisiatif masyarakat sendiri. Sementara pemerintah bertindak sebagai fasilitator atau mediator. Banyak kalangan yang mengatakan bahwa barangsiapa menguasai informasi, maka ia akan menguasai dunia. Terbentuknya KIM menurut Koesman Hadie, adalah untuk tujuan tersebut. Masyarakat diharapkan mampu menguasai informasi. Sebab, di era seperti sekarang ini informasi merupakan salah satu kebutuhan. Utamanya bagi masyarakat, bahwa di semua usaha atau kegiatannya tentulah membutuhkan informasi. Keseriusan pemerintah terhadap perkembangan KIM yang sangat pesat, ditunjukkan dengan digelarnya pekan KIM. Pekan KIM pertama dilaksanakan di Kabupaten Mojokerto pada tahun 2006, kemudian tahun 2007 dilaksanakan di Kabupaten Jember. Akhirnya, Koesman Hadie meminta kepada masyarakat melalui seluruh anggota KIM Makmur Jaya, untuk bisa memilah dan memilih informasi yang diserap dari semua jenis media, baik media cetak maupun elektronik. Sebab jika informasi yang diterima tidak difilter, maka informasi tersebut bisa menyesatkan dan merugikan semua kalangan. Sementara itu, tokoh KIM Kecamatan Saronggi, H. Rohawi, mengatakan bahwa KIM Makmur Jaya yang terbentuk sejak jaman orde baru dulu, memang sempat vakum beberapa waktu. Namun, saat ini KIM Makmur Jaya berusaha untuk bangkit kembali untuk turut serta dalam kecimpung dunia informasi. Rohawi mengatakan, untuk memupuk kembali kegairahan kelompok ini, pihaknya terus melakukan pembenahan-pembenahan melalui berbagai kegiatan. Salah satunya adalah dibentuk arisan, melakukan pertemuan-pertemuan. Namun demikian, Rohawi mewakili anggota KIM Makmur Jaya lainnya, meminta kepada Bakominfo sebagai leading sector untuk terus memberikan pembinaan. ( Adjie, Esha )