Media Center, Minggu ( 22/08 ) Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Karya Makmur Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan menggelar kegiatan bulanan doa bersama dan Kajian Bulanan
Kegiatan kajian tersebut berlangsung di rumah Ketua KIM Karya Makmur dan dihadiri oleh seluruh pengurus, kontributor pemberitaan dan pembina.
Ketua KIM Karya Makmur, Badrul Subakih dalam sambutannya mengatakan, kajian bulanan dan konsolidasi untuk merekatkan hubungan antar pengurus dalam pemberdayaan kegiatan di bidang informasi, juga berfungsi untuk melaksanakan doa bersama demi keselamatan bagi pengurus, anggota dan masyarakat utamanya di masa pandemi Corona Virus Disease (COVID-19).
“Bukan hanya untuk konsolidasi tapi banyak pesan dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep yang harus dirapatkan,” kata Ketua KIM Karya Makmur, Sabtu (21/08/2021) malam.
Sementara itu, Pembina KIM Karya Makmur Desa Aeng Panas, Ach. Subairi Karim dalam kajiannya menyinggung tugas penting pengurus KIM yang bertumpu pada empat hal, pengumpulan, pengelolaan, penyebaran dan kajian informasi.
“Setidaknya tiga hal sudah kita lakukan, malam ini kita memulai kajian aktual masalah kekinian yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Menurutnya, kajian bukan hanya apa yang diberitakan oleh kita pada website kita, tapi masalah-masalah dinamis di tingkat regional, nasional dan global yang memiliki dampak sistemik pada masyarakat desa. Seperti kajian banyaknya penolakan vaksinasi, maraknya hoax, literasi media, maksimalisasi bantuan jaringan sosial, pemberdayaan warga miskin pedesaan dan lain-lain.
“Banyaknya penolakan vaksin karena kesadaran masyarakat masih rendah dan percaya hoax, sehingga harus dikaji untuk direkomendasikan pada semua pihak,” imbuhnya.
Selain itu ia juga menjelaskan pentingnya digitalisasi informasi melalui platform media sosial yang ditangani KIM, dan jaringan pemberitaan dengan berbagai desa di Kecamatan Pragaan untuk dimaksimalkan agar semakin jelas eksistensinya di tengah-tengah masyarakat.
“Sekarang ini era digital, maka digitalisasi informasi menjadi keniscayaan yang tak dapat dibantah lagi. Siapa yang eksis di bidangnya dia yang akan memengaruhi perubahan,” pungkasnya. ( KIM-KMAP/Ismi,Fer )