News Room, Rabu ( 30/04 ) Optimisme harus terus ditumbuhkan dalam diri Kelompok Informasi Masyrakat (KIM). Sebab modal itu sangat penting untuk kemajuan KIM dalam membantu masyarakat dalam memahami informasi yang bergulir demi kentingan bersama. Hal itu ditegaskan Menteri Komunikasi dan Informasi RI, Prof. Dr. Ir. Muh. Nuh, DEA, Selasa (29/04), pada acara Pekan KIM III Propinsi Jawa Timur di GOR Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lamongan. Lebih lanjut Muh. Nuh juga mengatakan, optimisme di kalangan KIM ujung-ujungnya akan menumbuhkan self confidence atau rasa percaya diri. â€ÂDari rasa percaya diri itu, maka akan muncul kegemaran berikhtiar. Dari kegemaran berikhtiar akan tumbuh inovasi, selanjutnya menumbuhkan produktivitas, dan competitiveness atau kompetitif di semua bidang,†kata Muh. Nuh Muh. Nuh menambahkan, KIM Jawa Timur harus mampu menjadi kelompok informasi yang berbasis etika. Sebab dengan demikian KIM akan lebih mudah memperoleh informasi dan menyampaikannya kepada masyarakat sekitar, dengan jalan memahami lingkungan sekitar dengan etika. Gubernur Jawa Timur, H. Imam Utomo, yang juga hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, dengan penduduk Jawa Timur yang sudah mencapai 38,4 juta jiwa, kualitas SDM di Jawa Timur belum banyak bisa diandalkan. Untuk itu Pemprop menggulirkan beberapa program di bidang pendidikan, sosial dan ekonomi demi kemajuan masyarakat Jawa Timur. Gubernur berharap, dengan keberadaan KIM di Jawa Timur mampu mendukung seluruh program pemerintah tersebut. KIM harus mampu menguasai informasi seputar program Pemerintah tersebut, dimana nantinya masyarakat luas bisa mengerti dan memanfaatkan program-program yang digulirkan untuk kepentingan rakyat. â€ÂSaya harapkan, nanti KIM di tiap-tiap daerah bisa menghubungi Camat, instansi terkait, dan Bupati untuk membantu masyarakat dalam memperoleh informasi-informasi tersebut,†tegas Imam Dalam laporannya, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Provinsi Jawa Timur, Drs. Suwito, M.Si mengatakan, Pekan KIM III tahun 2008 di Kabupaten Lamongan bertujuan untuk meningkatkan motivasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya informasi sebagai salah satu aspek mendasar dalam meningkatkan wawasan dan pemerataaan sumber daya manusia. Suwito mengatakan bahwa memotovasi keikutsertaan semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, lembaga terkait, organisasi sosial masyarakat dalam usaha pemberdayaan informasi melalui kelompok informasi masyarakat. Selain itu, Pekan KIM kali ini juga bertujuan untuk merevitalisasi dan mengevaluasi keberhasilan yang telah dicapai oleh kelompok informasi masyarakat, dan permasalahan-permasalahan yang timbul di era otonomi daerah. Usai acara pembukaan yang ditandai dengan pemukulan bedug, Menkominfo Muh. Nuh juga berkenan meresmikan Pusat Informasi Agribisnis, sebuah sistem informasi berbasis internet yang memuat komoditi agribisnis di Jawa Timur. Sehingga dengan adanya program ini, masyarakat bisa mengakses informasi seputar pengelolaan dan informasi-informasi penting seputar agrobisnis. Selain itu, program ini sebagai langkah awal mendukung program ITE 2025, dimana nantinya Jawa Timur akan menjadi pusat agribisnis yang maju. Agenda kegiatan Pekan KIM III kali ini adalah Temu Wicara Solutif yang diikuti sekitar 1500 anggota KIM, pameran diikuti 16 Dinas/instansi di Jawa Timur dan Kaupaten Lamongan, Perbankan, BUMD dan 34 KIM Kabupaten/Kota. Termasuk juga dalam agenda acara yaitu Festival Seni Pertunjukan Rakyat, yang didalamnya bermuatan bahasan sosial dan pembangunan. Pada Pekan KIM III di Kabupaten Lamongan ini, KIM â€ÂRizky Cipta Karsa Mulya†dari Desa Karduluk Kecamatan Pragaan mewakili Kabupaten Sumenep di ajang regional ini. KIM Rizky menampilkan eksotisme karya ukir Madura, dengan corak Maduranya yang warna warni, dinamis dan terbuka.