News Room, Rabu ( 17/02 ) Simpang siur informasi figur calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, yang akan diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang dikabarkan akan berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), belum ada keputusan jelas. KH. Busyro Karim dengan H. Soengkono Sidik, yang menurut informasi akan diusung koalisi partai tersebut, hingga saat ini masih belum ada keputusan yang jelas, baik dari kubu partai maupun secara personal. Bahkan keduanya masih bersikap menunggu. Hal tersebut diakui KH. Busyro Kharim, Rabu siang tadi (17/02) di kediamannya. Menurutnya, secara pribadi pihaknya belum mendengar secara langsung soal keinginan PDIP yang akan memberangkatkan kadernya sendiri sebagai bakal calon Bupati. Bahkan, ketika dirinya bertemu dengan HM. Said Abdullah di Jakarta, yang sempat di informasikan "ditekan " pengurus DPP untuk berangkat sendiri sebagai calon Bupati, juga tidak memberikan komentar apapun. "Sejak awal Pak Said sudah menyatakan tidak akan mencalonkan diriâ€Â, jelas Kiai Busyro. Dari kesepakatan yang ada, PDIP sepakat akan berkoalisi dengan PKB, dengan mengusung Sungkono sebagai Wakil Bupati, dan kami sudah menandatangani kesepakatan itu sekitar sepuluh hari lalu," ujar Busyro. Karena itu, menurut mantan Ketua PKB dan juga mantan Ketua DPRD Sumenep selama dua periode ini, pihaknya tetap memiliki keyakinan koalisi PKB dan PDIP, yakni antara dirinya dan Sungkono. Dan tidak ada masalah hingga saat ini. Mengenai persoalan internal di PDIP, pihaknya berharap segera melakukan langkah-langkah yang tegas dan jelas. Sehingga, untuk persiapan kedepan lebih mantap. Apapun yang bakal terjadi, PKB tetap akan melangkah untuk tetap maju dan solid dengan keputusan yang telah diambil. Karena itu, ketika pada akhirnya nanti ada kendala, tentu saja PKB tetap akan melangkah maju. Sebab, tidak menutup kemungkinan Partai lainnya juga nantinya dapat melakukan koalisi dengan PKB. Namun, karena sudah ada PDIP, maka banyak partai lain yang mundur untuk berkoalisi dengan PKB. Yang terpenting saat ini tegas Busyro, pihaknya akan selalu melakukan komunikasi dengan semua elemen. Sehingga, langkah yang akan dilakukan kedepan akan lebih dipahami dengan mendengar langsung keinginan dan latar belakang berbagai kalangan. Karena itu, sambil menunggu langkah lebih lanjut, Busyro mengaku lebih banyak sowan ke masyarakat dan hampir tiap hari selalu bersilaturrahmi dengan masyarakat. ( Ren, Adjie )