Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-02-2018
  • 1002 Kali

Ketua SNKI Menerima Pusaka Kujang Naga Raksasa Dari Pengrajin Keris Sumenep

Media Center, Minggu ( 11/02 ) Ketua Umum Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI),  menerima pusaka Kujang Naga Raksasa dari pengrajin keris yang tergabung dalam paguyuban Potre Koning, Kabupaten Sumenep pada Pameran dan Bursa Keris di STKIP Sumenep, Minggu (11/02).

Ketua Umum Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI), Dr. H. Fadli Zon, SS, M.Sc mengatakan, pihaknya berencana untuk mendaftarkan pusaka Kujang Naga kepada MURI sebagai pusaka terbesar di dunia, karena ukurannya yang dinilai luar biasa besar.

Pihaknya berjanji agar agenda serupa bisa dilakukan di tahun mendatang dengan membuat keris berukuran raksasa, karena keris merupakan warisan leluhur yang harus dipertahankan oleh semua generasi.

“Generasi penerus harus mempertahankan keris sebagai warisan leluhur, apalagi Kabupaten Sumenep sangat banyak empu (pengrajin) keris, sehingga regenerasi harus dilakukan kepada generasi muda.” tegasnya.

Fadli Zon berharap, pengrajin keris di Kabupaten Sumenep terus berkarya menciptakan keris yang bernilai agar senantiasa berkembang di era apapun, sekaligus karyanya itu terkenal di Indonesia dan dunia. Apalagi pihaknya menilai Kabupaten Sumenep tidak hanya sebagai Kota Keris, namun termasuk Ibu Kota Keris di dunia.

“Saya menilai Kabupaten Sumenep bukan hanya Kota Keris, namun sebagai Ibu Kota Keris, karena memang budaya keris dan empu (pengrajin) keris di masyarakat luar biasa hingga saat ini.” imbuhnya.

Sementara Asisten Pemerintahan Kabupaten Sumenep, Drs. Ec. Carto, MM mengungkapkan, Kujang Naga Raksasa hasil karya empu keris lokal menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Sumenep, meskipun pusaka Kujang asalnya pusaka dari Jawa Barat, namun penciptaan pusaka Kujang Naga sebagai bentuk publikasi Kabupaten Sumenep sebagai Kota Keris oleh UNESCO.

“Kabupaten Sumenep sebagai Kota Keris Kabupaten Sumenep sudah membuat tugu, namun tugu itu sangat kecil masih kalah dengan hasil karya empu (pengrajin) keris Kujang Naga Raksasa ini.” iImbuhnya.

Carto menambahkan, melalui Pameran dan Bursa Keris itu bisa menjadi ajang promosi hasil karya pengrajin keris Sumenep di masa mendatang, sehingga meningkatkan kesejahteraan pengrajin (empu) keris di Sumenep.

“Dengan karya pusaka Kujang Naga Raksasa masuk MURI sebagai pusaka terbesar semakin terkenal hasil karya keris Sumenep di luar daerah dan pemasarannya semakin luas hingga ke luar negeri.” pungkasnya. ( Yasik, Fer )