Sumenep-Kominfo News Room : Prestasi dunia olahraga karate merosot tajam di kejuaraan internasional, dalam kejuaraan Asian Game kemarin, atlet Karate Indonesia hanya mampu meraih mendali perak,. padahal secara umum pembinaan dan persiapannya sudah matang. Hal itu diungkapkan Ketua Umum Ikatan Karate-do Indoseia (INKAI) Pengda Jawa Timur, Brigader Jenderal TNI Winahyu di sela-sela pelantikan pengurus INKAI Cabang Sumenep di lapangan tennis GOR A. Yani Pangligur Sumenep, Sabtu kemarin (24/03). Winahyu mengatakan, kegagalan merebut prestasi dalam kejuaran tersebut karena faktor kelalaian dan tidak memperhatikan kekuatan lawan. Namun yang jelas salah satu kunci membina atlet dan meraih prestasi harus ada perhatian dari pemerintah, baik pusat dan daerah, utamanya tentang ketersedian dana, termasuk penghargaan bagi atlet berprestasi. Dengan penghargaan itu akan menambah motivasi atlet untuk meningkatkan prestasinya, bahkan akan merangsang geliat olah raga. Ditempat yang sama, Ketua INKAI Cabang Sumenep, H. Achmad Masuni, SE, MM menuturkan, untuk kegiatan olah raga ini pemerintah daerah telah menganggarkan dana di APBD setiap tahun, dan pihaknya mendapat bagian dana sebesar Rp. 35.000.000,00 setiap tahunya. Menyinggung langkah INKAI Cabang Sumenep kedepan, H. Ach. Masuni mengatakan bahwa fokus perhatian pihaknya dalam mengembangkan atlet karate, utamanya tentang kesejahteraan pelatih, karena mereka merupakan kunci keberhasilan untuk mencetak atlet yang berprestasi, namun yang jelas atlet karate berprestasi itu telah memperoleh penghargaan dari KONI Sumenep dan INKAI sendiri. H. Ach. Masuni menambahkan, guna memperkenalkan olahraga karate kepada masyarakat, pihaknya memprogramkan pelatihan atlet bersama antar ranting dan setiap kali latihan tempatnya bergiliran di setiap ranting. Saat ini dari 27 Kecamatan INKAI Sumenep memiliki 14 Ranting di 14 Kecamatan yang terorganisasi. (Yasik,Esha)