News Room, Rabu ( 19/10 ) Sebanyak 29 Pengurus Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumenep Masa Bhakti 2011-2015 dikukuhkan. Pengukuhan Pengurus KONI Sumenep tersebut dilakukan Ketua Harian KONI Propinsi Jawa Timur, Dhimam Abror Djuraid, Rabu (19/10) di Pendopo Agung. Dhimam Abror Djuraid mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk memberikan dukungan terhadap KONI untuk mengembangkan dunia olahraga di Kabupaten Sumenep, sebab sejatinya, perkembangan dan prestasi dunia olahraga di Sumenep, tidak lepas dari peran serta dan dukungan dari Pemerintah baik pusat maupun daerah. Karena itu, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Sumenep mendukung sepenuhnya pada KONI, bantuan keuangan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep. ”Selama ini kami sudah mendengar, bahwa dukungan Pemerintah Kabupaten Sumenep cukup besar, dan kami harapkan kedepan, Pemerintah Kabupaten Sumenep semakin memberikan dukunganya, sebab perkembangan olahraga bagaimanupun tidak terlepas dari peran Pemerintah Daerah, termasuk dalam mengembangkan bibit atlet yang berprestasi perlu dukungan Pemerintah Daerah,”tegasnya. Ditempat yang sama Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si menyatakan, Pemerintah Daerah tetap berupaya mendukung pendanaan KONI melalui APBD, meskipun anggaran dana tersebut tidak mencukupi untuk kegiatan olahraga. Untuk itu, pihaknya meminta Pengurus KONI untuk bisa menggandeng pihak ketiga guna mendukung pendaaannya dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan dunia olahraga di Kabupaten Sumenep. ”KONI bisa mencari pihak ketiga untuk menambah pendanaannya. Hanya saja, KONI harus meningkatkan prestasi untuk menjualnya pada pihak ketiga, sebab pihak ketiga mau membantu dana, apabila ada prestasi yang bisa menguntungkan bagi kedua belah pihak.”ungkapnya. Bupati mengungkapkan, KONI sebagai lembaga keolahragaan, diharapkan tidak hanya meraih prestasi, namun juga harus mampu membangun persatuan dan kesatuan bangsa. ”Melalui olahraga kita memperkuat silaturrahmi serta persatuan dan kesatuan, boleh kita berbeda paham dan wacana, tetapi satu, yakni olahragawan yang berada dibawah naungan KONI,”imbuhnya. Sementara itu, dalam kegiatan pengukuhan tersebut dilanjutkan dengan pemberian uang pembinaan dari BRI Sumenep, pada 6 altet berprestasi dari keluarga kurang mampu. ( Yasik, Esha )