Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-02-2013
  • 560 Kali

Ketersediaan Lahan Penentu Pengembangan Bandara Trunojoyo

News Room, Jumat ( 08/02 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep, terus berupaya mengembangkan Bandara Trunojoyo. Apalagi sudah ada sinyal kuat yang diberikan salah satu maskapai penerbangan, untuk beroperasi secara komersial. Saat ini, Pemkab Sumenep menyusun anggaran dalam rangka pembebasan lahan seluas 3 hektare, guna menambah panjang landasan pacu sebanyak 200 meter, dari 1.160 menjadi 1.360 meter. Kepala Satuan Kerja Bandara Trunojoyo Sumenep, Dwi Ariyanto menjelaskan, ketersediaan lahan yang harus disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten setempat, merupakan syarat pengembangan Bandara Trunojoyo Sumenep. “Sebab, Kementerian Perhubungan siap mengalokasikan dana pada tahun ini untuk mengembangkan Bandara Trunojoyo, seperti menambah panjang landasan pacu maupun membangun terminal penumpang. Namun, semuanya menunggu ketersediaan lahan,”kata Dwi, Jumat (08/02). Dwi mengungkapkan, hasil koordinasi dengan Pemkab Sumenep, bahwa secepatnya pembebasan lahan akan dilakukan tahun ini. “Jadi, kalau lahan sudah ada, secara otomatis dana bantuan pengembangan Bandara Trunojoyo dari pusat, akan segera dikucurkan,” terangnya. Menurut Dwi, salah satu hal yang paling mendesak dilakukan di Bandara Trunojoyo pada saat ini memang penambahan panjang landasan pacu menjadi 1.400 meter. “Untuk sementara landasan pacu di Bandara Trunojoyo baru 1.160 meter. Kalau mencapai 1.400 meter, sudah ada kepastian dari manajemen Lion Air melalui anak perusahaannya, Wings Air untuk melakukan aktivitas penerbangan komersial dengan rute Sumenep-Surabaya. Ini peluang bagus yang harus dimanfaatkan oleh Pemkab Sumenep,”ujarnya. Jika Pemkab Sumenep bisa menyiapkan lahan pada Mei 2013 mendatang berarti pengembangan Bandara Trunojoyo, di antaranya penambahan panjang landasan pacu pesawat bisa dilakukan pada tahun ini juga. Namun, jika setelah Mei 2013, realisasinya kemungkinan besar baru dilakukan pada 2014. Satuan Kerja Bandara Trunojoyo merupakan institusi kepanjangan tangan Kementerian Perhubungan yang berada di Sumenep. Sejak beberapa tahun lalu, Pemkab Sumenep bersama Satuan Kerja Bandara Trunojoyo terus berusaha menambah fasilitas Bandara Trunojoyo. Mereka ingin menjadikan Bandara Trunojoyo sebagai bandara komersial yang disinggahi pesawat berjadwal reguler. Sejumlah program atau kegiatan yang merupakan hasil sinergi Pemkab Sumenep dan Satker Bandara Trunojoyo, terus dilakukan guna menambah fasilitas supaya memenuhi persyaratan (standar) sebagai bandara komersial. Program sinergi tersebut, di antaranya Pemkab Sumenep membebaskan lahan sekitar 5,4 hektar untuk perluasan areal Bandara Trunojoyo pada 2011, guna menambah sejumlah fasilitas, di antaranya menambah panjang landasan pacu pesawat yang untuk sementara hanya 905 meter. Selanjutnya, Kementerian Perhubungan memprogramkan penambahan panjang landasan pacu pesawat di Bandara Trunojoyo, dari 905 meter menjadi 1.160 meter, dan penambahan fasilitas lainnya pada 2012. ( Nita, Esha )