News Room, Senin ( 06/10 ) Sebanyak 40 orang dari berbagai Kecamatan di Sumenep khususnya di lingkungan industri tembakau mengikuti Pembinaan Kemampuan dan Keterampilan bagi masyarakat di Bidang Menjahit yang dilaksanakan Dinas Koperasi dan Usaka Kecil Memengah (UKM) Sumenep. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Ny. Nurfitriana Busyro pada pembukaan pembinaan keterampilan menjahit tersebut berharap, melalui pelatihan tersebut, peserta bisa lebih kreatif dan bisa menghasilkan model desain baju yang lebih bagus. “Jangan takut salah dalam berkerasi, namun harus terus mengasah kemampuan dengan terus mengembangkan ilmu dan keterampilannya agar bsia menghasilkan karya yang lebih bagus,”ungkapnya. Sebab, dengan menghasilkan karya yang bagus akan semakin banyak orang berminat dan menjadi pelanggannya. Sehiingga, pada akhirnya bisa terus mengembangkan usahanya dan terus menularkan ilmunya pada orang terdekat dan orang lain, agar bisa terus memberikan peluang kerja bagi masyarakat luas. Dengan bayaknya tenaga terampil dan keatif dibidang menjahit dan desainer maka akan semakin banyak tenaga kerja mandiri dan mampu mengurangi pengangguran. Apalagi, trend mude tidak pernah punah dan terus berkembang seiring permintaan pasar. Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumenep, Imam Trisnohadi, SH, M.Si menjelaskan, kegiatan pembinaan dan pelatihan menjahit yang dilaksanakan di UPT Pelatihan Kerja Sumenep selama 8 hari, mulai tanggal 08 hingga 12 Oktober mendatang merupakan dana dari PAK APBD Kabupaten Sumenep 2014. “Dengan pembinaaan dan pelatihan menjahit ini, diharapkan dapat meningkatkan keterampilan peserta, serta mengoptimalkan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada, khususnya di wilayah industri tembakau.”ujarnya. ( Ren, Esha )