News Room, Selasa ( 14/02 ) Gerakan Integritas Nasional menilai kesenjangan kesejahteraan masyarakat, baik lahir maupun bathin menjadi faktor yang menyebabkan terjadi konflik atau perpecahan bangsa. Ketua Gerakan Integritas Nasional (GIN), Dr. KH. Shalahuddin Wahid pada acara Seminar Nasional Kebangsaaan di Pendopo Agung, Selasa (14/02) mengatakan, fitroh bangsa ini tidak lepas dari keragaman, baik dari segi ras, etnis, dan agama. Perbedaan tersebut berpotensi munculnya perpecahan atau konflik, namun akhir-akhir ini, perpecahan dan konflik bukan akibat perbedaan tersebut, melainkan pemicunya oleh kepentingan, baik politik maupun bisnis. ”Bahkan, kami melihat kesenjangan dalam kesejahteraan, termasuk perlakuan tidak adil, mendukung juga menyebabkan terjadinya perpecahan dan menimbulkan konflik,”tegasnya. KH. Shalahuddin Wahid menyatakan, penegakan hukum tidak ubahnya sebilah pisau yang hanya tajam kebawah, mengingat hukum hanya bisa tegak pada golongan bawah. Terbutkti, kaum elite dan pemegang kekuasaan masih membeli kasus hukum. ”Tapi juga hukum masih kalah dengan tekanan massa, sehingga hal tersebut menjadi pekerjaan rumah (PR) bangsa ini,”ungkapnya. ( Yasik, Esha )