Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-08-2015
  • 532 Kali

Kesehatan 4 Jamaah Calon Haji Asal Sumenep Berisiko Tinggi

News Room, Selasa ( 18/08 ) Sebanyak 4 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Sumenep, Madura, Jawa Timur, kesehatannya berisiko tinggi (risti). Meski memiliki catatan kesehatan risti, namun ke 4 JCH itu masih bisa berangkat menunaikan rukun Islam ke 5 tahun 2015.

“Kami sudah terima hasil pemeriksaan kesehatan para JCH dari Dinas Kesehatan Sumenep, bahwa 4 JCH beresiko tinggi, yakni rata-rata mengidap penyakit struk,”kata Kasi Haji dan Umroh Kementerian Agama Sumenep, Abdul Azis.

Bagi calon jemaah haji yang beresiko tinggi tersebut, lanjut Azis, tetap akan diberangkatkan secara bersama-sama pada tanggal 11 September nanti. Akan tetapi, nanti di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, para JCH akan kembali menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Boleh tidaknya ke 4 JCH asal Sumenep ini melanjutkan perjalanan  ke Tanah Suci Mekkah akan diputuskan tim medis di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya,”terangnya.

Azis menuturkan, JCH asal Sumenep yang akan berangkat tahun ini sebanyak 607 orang, dan untuk memantau kesehatannya mereka akan didampingi 1 dokter dengan 2 perawat.

“Tim medis itu akan selalu mengecek kesehatan para JCH selama perjalanan nanti. Mudah-mudahan ke 4 JCH yang dinyatakan beresiko tinggi tersebut, bisa menunaikan ibadah haji. Karena, biasanya penyakit struk masih bisa ditolelir, berbeda dengan penyakit jantung kronis,”tukasnya.

Sebanyak 607 JCH asal Sumenep yang siap berangkat tahun ini, masuk dalam Kelompok Terbang (Kloter) 50 dan 51. Bagi Kloter 50, jadwal masuk Asrama Haji tanggal 11 September 2015 pukul 07.00 WIB, dan untuk Kloter 51 masuk Asrama Haji tanggal 11 September 2015 pukul 08.00 WIB.

“Karena pagi hari sudah harus masuk Asrama Haji, maka para JCH Sumenep akan diberangkatkan pada tengah malam dan dini hari, paling lambat pemberangkatan pukul 01.00 WIB,”ungkapnya. ( Nita, Esha )