News Room, Senin ( 03/10 ) Kesehatan 154 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Sumenep, dinyatakan berisiko tinggi. Hasil pemeriksaan kesehatan, yang dilakukan petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, diketahui ratusan JCH tersebut ada yang mengidap penyakit tekanan darah tinggi dan lanjut usia (Lansia). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. Hj. Jetty Nurdiah Ningrum menjelaskan, hasil pemeriksaan kesehatan 694 JCH, termasuk 154 diantaranya itu sudah diserahkan ke Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, dan masing-masing JCH. “Hasilnya, kesehatan yang berisiko tinggi terdapat 154 JCH. Ada yang karena lansia, dan ada juga menderita hipertensi serta darah tinggi,”katanya. Bagi JCH yang berisiko tinggi, kata dr. Hj. Jetty, pihaknya meminta untuk menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat, termasuk mengkonsumsi obat-obatan yang sudah disediakan oleh para petugas medis. “Tentunya, untuk JCH yang menderita darah tinggi, sudah mengetahui makanan apa saja yang dilarang dikonsumsi. Kami minta makanan tersebut betul-betul dijaga, demi kesehatannya selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah berjalan lancar,”terangnya. dr. Hj. Jetty mengemukakan, untuk petugas medis yang ditugaskan mendampingi para JCH asal Sumenep, sebanyak 2 orang dokter dan 3 para medis. “Tiap 1 Kelompok Terbang (Kloter) akan didampingi 1 orang dokter dan 2 para medis,”ungkapnya. Sebanyak 694 JCH Sumenep, yang tergabung dalam Kloter 8 dan 9, dijadwalkan berangkat pada tanggal 5 Oktober 2011. ( Nita, Esha )