Sumenep-Infokom News Room : Bertempat di Ruang Pertemuan Asisten Pemerintahan Sekda Kabupaten Sumenep, Rabu (24/08) diadakan rapat persiapan pelaksanaan kerapan sapi. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.Si ketika memimpin rapat tersebut mengemukakan, bahwa masing-masing seksi sebagaimana yang telah ditentukan mengajukan anggaran biaya pelaksanaan, namun karena panitia hingga saat ini belum mempunyai dana, maka anggaran masing-masing seksi belum terealisasi, sedangkan kegiatan Kerapan Sapi tahun 2005 ini tidak dianggarkan dalam APBD Kabupaten Sumenep, maka Panitia atas saran Bupati Sumenep, menawarkan kerjasama dengan pihak Asosiasi/Paguyuban Indrajid atau pihak-pihak lainnya untuk pelaksanaan Kerapan Sapi. Namun hal ini menunggu jawaban dari Asosiasi, karena berkaitan dengan perjanjian kontrak, kompensasi dan kontribusi yang dapat diterima. Diungkapkan pula tata tertib pelaksanaan Kerapan Sapi dari Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep harus jelas dan dapat dipahami, terutama oleh para pemilik sapi. Tata tertip ini harus segera disusun dan dibacakan dalam technical meeting pada waktu yang akan ditentukan kemudian. Seperti dalam pelaksanaan lomba kerapan sapi nantinya tidak diperkenankan memakai kamera video untuk penentuan pemenang pasangan sapi di garis finish, karena sering kali mengundang kerawanan dan ketidak percayaan dari para pemilik sapi. Selanjutnya dalam rapat juga ditetapkan dewan juri di garis finish sebanyak 3 orang, dengan ketentuan hanya 1 orang yang dapat menentukan pemenang pasangan sapi, sedangkan lainnya membantu dengan penuh perhatian keputusan pemenang yang akan ditentukan oleh 1 orang juri tersebut. Selanjutnya ditetapkan panjang lapangan kerapan sapi yaitu 197,6 M dan lebar menyesuaikan dengan lapangan yang telah ada, yaitu di Lapangan Giling Sumenep. Pimpinan rapat mengharapkan, optimalisasi kerja masing-masing seksi untuk mendukung sepenuhnya, karena kerapan sapi sebenarnya merupakan budaya dan kebanggaan masyarakat Sumenep dan Madura umumnya yang perlu terus dilaksanakan dan dipertahankan. ( Fj )