Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-05-2009
  • 971 Kali

Kerajinan Anyaman Tikar Berikan Nilai Ekomonis

News Room, Rabu ( 06/05 ) Keterampilan anyaman tikar, memberikan nilai ekomonis bagi sebagian warga masyarakat Kecamatan Batang-batang. “Meskipun hasil yang diperoleh tidak terlalu signifikan, namun kegiatan tersebut telah mampu membantu ekonomi masyarakat,”ujar Wani salah seorang pengrajin anyaman tikar, saat ditemui News Room, Selasa kemarin (05/05) di Desa Batang-batang Daya yang merupakan salah satu sentra anyaman tikar di Kecamatan Batang-batang. Menurut Wani, dari modal sebesar Rp. 4.000,00, mampu menghaslikan 1 lembar tikar ukuran 280 X 150 cm, untuk bungkus tembakau dengan harga Rp. 8.000,00 per-lembar. Sedangkan untuk bahan baku pembuatan anyaman tikar ini berupa daun siwalan ternyata tidak begitu sulit, Wani biasanya memperoleh dari berbagai Kecamatan seperti Batang-batang, Dugkek, Gapura, dan Kecamatan Talango yang merupakan sentra perkebunan siwalan. Namun, karena modal yang terbatas, membuat kerajinan ini hanya berkembang sebatas home industri, padahal menurut Wani, bila dikembangkan industri kerajinan tersebut berpotensi berkembang, dan mampu memberikan nilai ekonomis yang cukup menjanjikan. Oleh karena itu pihaknya membutuhkan suntikan modal, agar usahanya tersebut dapat dikembangkan dan mampu memberi manfaat kepada warga masyarakat sekitarnya.( JuP-18, Esha )