Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 29-07-2011
  • 466 Kali

Kepulauan Di Kabupaten Sumenep Perlu Pengamanan Tersendiri

News Room, Jum’at ( 29/07 ) Kepulauan di Kabupaten Sumenep berpeluang untuk dijadikan lokasi beberapa pihak untuk menyusun dan merintis gerakan yang ingin menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada acara Forum Diskusi Politik dalam rangka wawasan kebangsaan di Gedung Ki Hajar Dewantoro, Jumat (29/07) mengatakan, geografis Kabupaten Sumenep yang terdiri dari daratan dan kepuluan memang menjadi tantangan tersendiri dalam rangka menjaga keamanan wilayah, terutama diwilayah kepulauan. Sebab, dengan jumlah personel petugas keamanan yang terbatas, sangat menyulitkan lembaga terkait untuk melakukan pengawasan dan pemantuan pulau-pulau di Sumenep, sehingga pulau-pulau di Sumenep menjadi sasaran lokasi oleh pihak-pihak tertentu untuk menyusun gerakan menentang NKRI. ”Pulau-pulau yang ada di Sumenep berjumlah 126 pulau, sehingga dengan petugas keamanan yang ada dimasing-masing Kecamatan sangat terbatas, bisa saja dijadikan tempat untuk menyusun strategi dan kekuatan oleh pihak-pihak terkait, guna memberontak dan menghancurkan NKRI,”tegasnya. Bupati menyatakan, masyarakat Sumenep diharapkan untuk berperan aktif dalam menjaga dan menciptakan Kabupaten Sumenep yang aman, nyaman dan kondisif. Bahkan, jika ada gerakan yang mencurigakan hendaknya melaporkan pada pihak terkait, agar gerakan tersebut tidak membahayakan keamanan di Kabupaten Sumenep. Ditempat yang sama, Kapolres Sumenep AKBP Susanto mengatakan, ancaman satu pulau merupakaan sebuah ancaman terhadap suatu bangsa, oleh karena itu, pihaknya bersama jajaran anggota Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), senantiasa bahu membahu untuk berninergi menciptakan keamanan di wilayah Kabupaten Sumenep, baik didaratan dan kepulauan. Hanya saja, pihaknya berharap dalam menciptakan keamanan tersebut diperlukan peran serta masyarakat, sebab hubungan yang sinergis antara instansi keamanan dan masyarakat merupakan kunci untuk menciptakan keamanan yang nyaman dan kondusif. “Mari kita bersama-sama menjaga keamanan di Kabupaten Sumenep, mengingat untuk menciptakan keamanan tidak hanya dilakukan oleh petugas saja, melainkan juga harus melibatkan semua elemen masyarakat,”ungkapnya. Sementara forum diskusi tersebut melibatkan Forpimda Kabupaten Sumenep, komponen organisasi sosial, organisasi politik, organisasi masyarakat dan pemuda, dan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA). ( Yasik, Esha )