Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-08-2021
  • 2181 Kali

Kepala Puskesmas Kalianget Pastikan Vaksin COVID-19 Aman

Media Center, Sabtu ( 07/08 ) Masyarakat diminta untuk berperan aktif dalam mengikuti vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Sumenep, karena vaksin tersebut sangat aman.

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas Kalianget, Achmad Syamsuri pada kegiatan pelayanan vaksinasi di Puskesmas setempat, Sabtu (07/08/2021).

“Selama ini di wilayah Kecamatan Kalianget alhamdulillah belum ada kasus terkait dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang terjadi," ungkap Syamsuri.

Syamsuri juga menjelaskan, bahwa pelayanan vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Kalianget dilaksanakan setiap hari dari jam 09.00 - 12.00 WIB dan libur pelayanan vaksin COVID-19 pada hari Jumat saja dengan target pelayanan 100 orang setiap harinya.

“Target setiap harinya adalah 100 orang dari tim vaksinator dan yang datang setiap harinya 50 sampai 70 orang, rata-rata sekitar 65 orang setiap harinya,” imbuh Syamsuri yang juga Kepala Puskesmas Pandian ini.

Untuk proses pelayanan vaksinasi di Puskesmas Kalianget sangat mudah. Masyarakat cukup datang dan mendaftar ke petugas dengan membawa KTP dan Nomor Handphone (HP). Nomor HP tersebut digunakan pengiriman sertifikat dan pemberitahuan jadwal vaksin dosis keduanya. 

Selanjutnya dilakukan screening di meja dua untuk memastikan bahwa penerima vaksin layak atau tidak menerima vaksin. Setelah dokter melakukan screening dan menyatakan lolos barulah dilakukan vaksinasi di meja ketiga.

“Selanjutnya dilakukan screening, ada dokter kami yang memeriksa apakah pendaftar tersebut bisa atau layak untuk divaksin atau tidak,” jelasnya.

Setelah dilakukan vaksinasi, penerima vaksin tidak boleh langsung pulang tapi menunggu selama 15 - 30 menit untuk dilakukan observasi terkait KIPI, sehingga jika penerima vaksin ada keluhan maka akan langsung ditangani.

“Setelah divaksin masyarakat tidak kami izinkan pulang, karena masih ada observasi kurang lebih antara 15 sampai dengan 30 menit. Observasi itu untuk membantu mengamati keluhan masyarakat setelah divaksin,” tuturnya. ( Miko, Fer )