News Room, Jum'at ( 07/05 ) Pengumuman kelulusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) tidak lepas dari pantuan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, buktinya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si melakukan pemantauan ke sejumlah lembaga pendidikan. H. Moh. Rais mengatakan, pihaknya merasa bersyukur, pelaksanaan pengumuman kelulusan siswa SMP berjalan lancar dan aman. Bahkan, pihaknya tidak menemukan siswa yang menggelar aksi corat-coret baju seragam dan konvoi kendaran. Pihaknya berharap siswa yang tidak lulus hendaknya tidak merasa kecewa dan berkecil hati, sebab siswa yang tidak lulus Ujian Nasional (Unas) masih memeliki kesempatan untuk mengikuti ujian ulangan. â€ÂKami harapkan siswa yang tidak lulus, sejak saat ini mempersiapkan diri untuk mengahadapi ujian ulangan, utamanya mepersiapkan dengan matang mata pelajaran yang menyebabkan siswa yang bersangkutan tidak lulus,â€Âtegasnya. H. Moh. Rais menyatakan, dari sebanyak 13.655 siswa peserta Unas setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), sebanyak 159 siswa yang dinyatakan tidak lulus. Sebanyak 159 siswa yang tidak lulus itu terdiri dari, SMPN, SMPS dan SMP Terbuka sebanyak 70 siswa, dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebanyak 89 siswa. â€ÂUntuk persentase kelulusan siswa SMP dari 5.761 siswa peserta Unas, yang tidak lulus sebanyak 70 siswa atau mencapai mencapai 98,79 persen, sedangkan untuk siswa MTs dari 7.894 siswa, yang tidak lulus sebanyak 89 siswa, persentase kelulusannya mencapai 98,88 persen,â€Âungkapnya. ( Yasik, Esha )