News Room, Sabtu ( 12/01 ) Merebaknya penyakit demam berdarah akhir-akhir ini membuat Dinas Kesehatan bekerja ekstra, pasalnya, serangan demam berdarah di sejumlah Kecamatan kian mengganas dan bahkan telah memakan korban jiwa. Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, dr. Susianto mengatakan, pihaknya telah menyerukan petugas medis di Puskesmas untuk lebih waspada terhadap penyakit demam berdarah, sebab serangan penyakit demam kali ini, setelah 2 hari sudah shock, padahal, biasanya pendertita demam berdarah akan mengalami shock pada hari ke 7. Dengan perubahan pola demam berdarah tersebut, pihaknya menekankan petugas medis di masing-masing Puskesmas tidak ragu-ragu dalam mengambil keputusan untuk merujuk pasien dengan gejala demam berdarah ke rumah sakit, sehingga si penderita tidak terlambat mendapat pengobatan yang intensif. dr. Susianto menuturkan, untuk mencegah penyebaran penyakit demam berdarah harus dengan kegiatan kebersihan, misalnya melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Abate. Namun yang jelas, PSN lebih tepat untuk membasmi jentik nyamuk demam berdarah, sebab sarangnya tidak hanya didalam rumah, namun telah menyebar disekitar lingkungan, seperti pot bunga, selokan dan kaleng-kalang bekas. ( Yasik, Esha )