Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-03-2014
  • 414 Kali

Kepala Desa Pamolokan Himbau Masyarakat Tidak Golput

News Room, Kamis ( 20/03 ) Semua warga negara Indonesia yang telah memiliki hak memilih tanpa ada paksaan dan bersifat rahasia, hanya pemilih yang tahu, mereka menyoblos siapa pada pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) tanggal 9 April 2014 mendatang. Sebab, di era reformasi sudah muncul azas jurdil, yakni jujur dan adil, yang mengandung arti Pemilu harus dilakukan sesuai aturan, bahwa setipa warga negara yang memilih dapat menentukan pilihannya sesuai dengan kehendaknya untuk memilih wakil rakyat yang akan terpilih, dan tidak ada diskriminasi terhadap pemilih. Hal tersebut ditegaskan Kepala Desa Pamolokan Kecamatan Kota Sumenep, Rachmad Ariady ketika ditemui News Room di ruang kerjanya, Kamis (20/03). Rachmad Ariady menghimbau kepada warga masyarakat, khususnya di Desa Pamolokan ini untuk tidak melakukan tindakan golongan putih (golput) atau tidak menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar. Sebab, suara yang diberikan oleh masyarakat adalah untuk memilih anggota DPD-RI, DPR-RI, DPRD Propinsi Jawa Timur, dan DPRD Kabupaten Sumenep. Selain itu pihaknya mengajak masyarakat untuk tidak membeli kucing dalam karung, karena tidak mengenal figur calon yang akan dipilihnya. Sementara itu salah seorang warga Desa setempat, Mat Addur mengaku bahwa sejak Pemilu berlangsung di Indonesia, pihaknya belum pernah bersikap golput, sebab dengan 1 suara akan mampu mendorong calon yang dia pilih. ( JuP-01, Esha )