Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 29-04-2008
  • 912 Kali

Kepala Desa Andulang Dipolisikan

News Room, Selsa ( 29/04) Puluhan warga Desa Andulang Kecamatan Gapura, Selasa pagi (29/04) mendatangi Polres Sumenep, untuk melaporkan adanya dugaan penggelapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), dengan mendudukkan Kepala Desa Andulang, Rimawi, sebagai terlapor. Menurut saksi pelapor, Syamsuri, selama ini jatah CBP bagi warga di lima Dusun Desa Andulang, sejak Januari lalu hanya didistribusikan sekitar 1 ton, padahal jatah yang seharusnya diberikan kepada penerima manfaat sebanyak 3.170 kilogram, sehingga warga menganggap jumlah CBP sebanyak 2.170 kilogram, digelapkan oleh Kepala Desanya. Bahkan, di masing-masing Dusun Kepala Desa setempat membatasi pemberian Cadangan Beras Pemerintah hanya kepada 20 Rumah Tangga Miskin (RTM), yakni tiap RTM diberi jatah sebanyak 10 kilogram. “Seharusnya Kepala Desa tidak memberikan batasan bagi penerima CBP, sebab sesuai dengan data yang sudah ada jumlah penerima CBP di tiap-tiap Dusun ndulang itu rata-rata lebih dari 100 RTM, yakni sekitar 317 penerima CBP,” ujarnya Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Mualimin mengatakan, akan segera menindaklanjuti laporan tersebut, dengan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. “Setiap laporan dari masyarakat akan saya proses secara hukum dan segera ditindaklanjuti laporan tersebut,” tegasnya. Menanggapi laporan tersebut, Sekretaris Desa (Sekdes) Andulang, H. Fatah, ketika dihubungi via telepon membantah, jika cadangan beras pemerintah digelapkan oleh Kepala Desanya. Sebab, seluruh jatah CBP sudah didistribusikan kepada warga penerima CBP sebanyak 3.170 kilogram. Bahkan, Sekdes juga membantah, jika Kepala Desanya membatasi penerima CBP di tiap-tiap dusun. “Semua CBP sudah disalurkan kepada masing-masing penerima, hanya saja sistem pendistribusiannya tidak bersamaan, tapi secara bertahap. Sebab, panitia pendistribusian Desa merasa kewalahan, jika didistribusikan dalam waktu satu hari,” ujarnya. Menurut Fatah, penerima CBP di Desa Andulang pada 2007 lalu sebanyak 332 RTM, tapi sejak November 2007 hingga Januari 2008, jumlah tersebut berkurang menjadi 317 RTM. Namun, mulai Februari sampai Oktober 2008 mendatang, jumlah RTM di Desa Andulang justru bertambah menjadi 498. Sehingga, sistem pendistribusiannya juga akan memakan waktu yang cukup lama. “Meski jumlah RTM bertambah, tapi cadangan beras pemerintah untuk lima Dusun di Desa Andulang, seluruhnya sudah diberikan kepada masing-masing penerima,” terangnya.( Nita, Soek )