Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-09-2015
  • 553 Kali

Kemenag Harapkan Hormati Perbedaan Penetapan Idul Adha

News Room, Kamis ( 17/09 ) Karena berdasarkan hasil rukyat yang dilakukan Kantor Kementerian Agama (Kemenang) dan Badan Hisab dan Rukyatul (BHR) Sumenep pada Senin lalu di pantai Ambunten, hilal tidak dapat terlihat karena tertutup mendung, sehingga penetapan Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriyah tetap menunggu keputusan Menteri Agama.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep, Drs. H. Mohammad Shodiq, M.PdI, mengungkapkan adanya perbedaan dalam merayakan Idul Adha hendaknya tetap saling menghormati keputusan yang diambil masing-masing ormas. Seperti halnya ormas Muhammaadiyah yang telah menetapkan Idul Adha pada tanggal 23 September 2015.

“Kami himbau, agar masyarakat tetap saling menghormati perbedaan antar ormas tersebut, serta meminta agar takbir tidak disuarakan keras jika terjadi perbedaan yang ditetapkan Menteri Agama,”ungkapnya.

Diakui, jika perbedaan hari raya sudah sering terjadi, sehingga perbedaan yang sering terjadi ini tidak perlu diperdebatkan, bahkan para tokoh masyarakat bisa menjadi penyejuk bagi masyarakat awam, agar tidak terpecah belah.

Sementara Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumenep, KH. Syafraji meminta agar perbedaan penetapan Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriyah antar organisasi masyarakat bisa saling menghargai.

Menurutnya, adanya perbedaan rujukan yang berbeda, karena penetapannya menggunakan rujukan yang berbeda. Sebab, perbedaan itu adalah rahmat dari Allah SWT yang harus kita jaga dengan saling menghormati.

”Jadi, masyarakat bisa menjadikan perbedaan itu sebagai rahmat yang tidak boleh menimbulkan issue sara di masyarakat,” tambahnya. ( Ren, Esha )