Sumenep-Kominfo News Room : Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)telematika hendaknya diarahkan kepada dua sasaran, yakni untuk peningkatan kapasitas pembangunan ekonomi dan kinerja layanan publik. Hal ini dilakukan untuk menghadapi persaingan bisnis di abad informasi. Demikian diungkapkan Gubernur Jawa Timur, H. Imam Utomo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Ketataprajaan Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Timur, Drs. Chusnul Arifien Damuri, M.Si, MM, saat membuka seminar “Fasilitasi Diseminasi Standar Kompetensi Lembaga Profesi Bidang Telematika� di Hotel Majapahit Surabaya, Jumat (05/05). Dia mengatakan, SDM telematika adalah personil yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik dan pengguna di lingkungan pemerintahan, dunia usaha, lembaga pendidikan dan masyarakat. Menurut Gubernur, pengembangan SDM di bidang telematika ditujukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan pendayagunaan SDM telematika dengan maksud untuk mengatasi kesenjangan digital, kesenjangan informasi serta dapat meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan optimal. Lebih lanjut Gubernur menjelaskan, dalam konstelasi pembangunan bangsa, pengembangan SDM di bidang telematika merupakan upaya untuk peningkatan kapasitas personil, baik untuk lingkungan pemerintahan dalam rangka meningkatkan good governance maupun di lingkungan industri atau aktivitas bisnis lainnya. Masih kata Gubernur, pengembangan SDM di bidang telematika tidak hanya tertuju pada pengembangan dan pengelola informasi dalam berbagai kepentingan komersial maupun non komersial, akan tetapi juga kepada masyarakat sebagai pengguna. Dijelaskannya, teknologi telematika mempunyai tiga peranan pokok, pertama, instrumen dalam mengoptimalkan proses pembangunan dengan memberikan dukungan terhadap manajemen dan pelayanan kepada masyarakat. Kedua, produk dan jasa teknologi telematika merupakan komoditas yang mampu memberikan peningkatan pendapatan bagi perorangan, dunia usaha dan bahkan negara dalam bentuk devisa hasil eksport jasa dan produk industri telematika. Ketiga, teknologi telematika bisa menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa melalui pengembangan sistem informasi yang menghubungkan semua institusi dan area seluruh wilayah nusantara. Untuk bisa memainkan tiga peranan pokok secara optimal, perlu adanya penyediaan sistem seperti, infrastuktur, jaringan, sarana dan prasarana. Selain itu diperlukan upaya yang sistematis dan sungguh-sungguh untuk mengembangkan SDM telematika. Sementara itu Direktur Kelembagaan Komunikasi Sosial Depkominfo, Dr. Udi Rosadi, MS mengatakan, tujuan dari seminar ini adalah upaya untuk peningkatan profesionalisme SDM di bidangnya. Untuk meningkatkan profesional itu, perlu ada aturan serta mekanisme yang harus dipahami secara menyeluruh. Udi mengharapkan, pada seminar ini dapat memberikan manfaat dalam mempromosikan SDM yang profesional dan dapat menggairahkan semangat pada pekerja untuk meningkatkan kualitasnya di Lembaga Sertifikasi Profesi Telematika. ( Info Jatim, Esha )