Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 26-08-2011
  • 711 Kali

Kembangkan Pramuka Melalui Expo Produk Karya Pramuka

News Room, Jumat ( 26/08 ) Meskipun di Hari Ulang Tahun (HUT) Emasnya Gerakan Pramuka tahun ini, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sumenep tidak bisa melaksanakan serangkaian kegiatan menyambut dan melaksanakan Hari Pramuka Ke 50 yang bertepatan tanggal 14 Agustus 2011 lalu. Menurut Sekretaris Panitia Hari Pramuka Ke 50 Kwarcab Sumenep, Hariadi, SE, kegiatan Hari Pramuka terpaksa ditunda bulan September 2011 setelah Lebaran Idhul Fitri 1432 Hijriyah nanti. Disamping berkaitan dengan kegiatannya yang banyak mengeluarkan fisik, sehingga tidak bisa dilaksanakan dalam suasana bulan puasa, juga karena beberapa pertimbangan lain. “Salah satunya, tentu karena terkait persoalan dana kegiatan. Sebab, hingg saat ini dana Pramuka yang masih numpang di Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep belum bisa dicairkan, sehingga perlu upaya lain untuk menyukseskan kegiatan yang sudah kami konsep,”ujarnya. Berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan menurut Hariadi, diantaranya Pesta Siaga, Lomba Mewarnai dan puncak Upacara Hari Pramuka Ke 50. Sedangkan agenda khusus yang akan dilaksanakan, yakni Expo Produk Karya Pramuka yang akan menampilkan berbagai karya-karya nyata anggota Pramuka di Gugus Depan dan Kwartir Ranting se Kabupaten Sumenep. Dijelaskan, rencana awal kegiatan Expo Produk Karya Pramuka itu akan dilaksanakan tanggal 11 hingga 14 September 2011, namun karena mepetnya persiapan, akan diundur para tanggal 25 hingga 28 September 2011 mendatang. Meskipun ini baru pertama kali akan dilaksanakan Pramuka di Sumenep, namun diharapkan mendapat duikungan dari semua pihak. Sebab, selama ini mungkin potensi yang dimiliki anggota Pramuka masih belum terlihat secara nyata dalam menghasilkan karya-karyanya. Padahal sejumlah Gudep yang ada di sekolah maupun di madrasah dan di Satuan Karya yang ada di Sumenep memiliki karya yang seharusnya bisa diketahui dan dinikmati masyarakat. “Salah satunya hasil karya bermacam produk olahan dari hasil pertanian dan rumput laut oleh adik-adik Pramuka di SMK Kalianget, berbagai keterampilan miniatur perahu dan sebagainya karya adik-adik Pramuka di kepulauan dan masih banyak lagi,”tambahnya. Dengan waktu yang masih cukup tegas Hariadi, pihaknya tetap membuka pihak luar yang ingin bekerjasama dengan Pramuka dalam mempromosikan karya-karyanya maupun dalam bentuk kerjasama lainnya, sehingga kedepan peran Pramuka di masyarakat yang selama ini hampir tenggelam, bisa bangkit dan berkembang seperti yang diharapkan. “Karena itu dukungan Pemerintah Kabupaten Sumenep dan sejumlah lembaga lainnya di Sumenep sangat diharapkan, sehingga kader Pramuka memiliki tempat untuk berkiprah dalam membangun Sumenep lebih maju,”pungkasnya. ( Ren, Esha )