News Room, Sabtu ( 03/03 ) Seluruh perangkat Pimpinan Kolektif Badan Kesadayaan Masyarakat (PK-BKM) yang ada dimasing-masing Desa dan Kelurahan di Kecamatan Kota Sumenep dan Kalianget diharapkan terus melakukan koordinasi dan kerjasama, sehingga masing-masng BKM dapat saling memberikan informasi pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) agar nantinya seluruh BKM di Sumenep mendapat perhatian dari berbagai program yang dicanangkan. Hal tersebut diungkapkan Asisten Koordinator (Askot) Commodity Development (CD) Mandiri PNPM-MP Kabupaten Sumenep, Murtapik, S.Sos kepada News Room di kantornya, Jl. Trunojoyo Desa Kolor Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (03/03). Menurutnya, disamping program yang sudah dijalankan selama ini, Pemerintah terus memperhatikan pelaksanaan program lelaui program berbeda untuk menunjang program yang sudah dilaksanakan. Seperti halnya dengan adanya program peningkatan mata pencaharian keluarga (PMPK) yang merupakan program dana terpisah dengan PNPM-MP namun disalurkan pada pelaksana PNPM-MP yang dianggap mampu mengembangkan kegiatan peningkatan ekonomi. "Dana PMPK sudah mulai di laksanakan di daerah Jakarta ke barat untuk pilot projek tahun 2012 ini masing-masing BKM sebesar Rp. 100.000.000,00,"terangnya. Dijelaskan, dana PMPK tersebut, khusus diberikan untuk mensupport kegiatan PNPM-MP bagi BKM yang sudah memiliki Unit Usaha melalui dana yang dikelola Unit Pengelola Keuangan (UPK). dan dalam pelaksanaannya selama ini sudah mampu mengangkat ekonomi dan sosial masyarakat. Karena itu tegas Murtapik, yang asli Kepulauan Raas ini berharap BKM yang ada mulai melakukan pembenahan mulai saat ini, sehingga ditahun berikutnya dapat program PMPK tersebut. Salah satunya dengan mempersiapkan para Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) khususnya yang telah mengikuti berbagai pelatihan melalui kegiatan sosial, agar dapat dikembangkan mlalui dana bergulir. "Jadi, kami berharap melalui Forum Komonikasi Lintas (FKL) BKM dapat menjadi media saling memberikan kiat-kiat yang baik dari masing-masing BKM, syukur nantinya dari 23 BKM di SUmenep dapat menerima PMPK tersebut."pungkasnya. ( Ren, Esha )