Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-11-2020
  • 977 Kali

Kembangkan Baznas, Sekda Harapkan Ada Terobosan Konstruktif

Media Center, Rabu ( 18/11 ) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep diharapkan bisa membuat program terobosan yang konstruktif bagi pengembangan Baznas melalui aksi-aksi nyata dalam pengelolaan Zakat, Infak dan Shadaqah (ZIS) di daerah.

“Hingga saat ini, pengelolaan zakat, infaq dan shadaqah di Kabupaten Sumenep masih rendah jika dibandingkan dengan potensi yang bisa digali untuk pengumpulan ZIS masa mendatang,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Baznas Kabupaten Sumenep, di Hotel Utami, Rabu (18/11/2020).

Berdasarkan realisasi pengumpulan zakat oleh Baznas Kabupaten Sumenep pada tahun 2019 telah dikumpulkan sekitar Rp459.014.729,00, sedangkan tahun 2020 sampai dengan saat ini berjumlah sekitar Rp726.436.100,00.

“Pengumpulan zakat, infaq dan shadaqah harus dimaksimalkan dengan baik, sebab memiliki manfaat luar biasa bagi masyarakat, seperti menurunkan angka kesenjangan antara kaya dan miskin, meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan juga meningkatkan penyediaan infrastruktur,” imbuhnya.

Untuk itulah Sekda menyatakan, Baznas melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat melalui organisasi kemasyarakatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga pendidikan maupun kelompok-kelompok milenial.

Bahkan, dalam bersosialisasi perlunya menggunakan media sosial untuk inovasi pengumpulan ZIS, yang berbasis aplikasi mempermudah masyarakat maupun pembuatan regulasi guna menambah potensi zakat, infaq dan shadaqah.

“Termasuk juga, bagaimana Baznas Sumenep melebarkan jejaring mitra kerja dengan lembaga-lembaga pemerintah, BUMN maupun BUMD, agar pengelolaan zakat, infaq dan shadaqah di Kabupaten Sumenep semakin lebih baik,” harap Sekda Edy Rasiyadi.

Pada (Rakerda) Baznas itu, sekda Edy Rasiyadi juga menyerahkan santunan kepada masyarakat dan piagam perhargaan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Sumenep atas pengumpulan dana tertinggi dan paling aktif.

Sementara Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Moh. Jazuli, MH.I mengungkapkan, pihaknya telah melakukan terobosan untuk meningkatkan penghimpunan dana zakat, infaq dan shadaqah dengan mengajukan dana sharing kepada Baznas Provinsi dan pusat.

“Termasuk juga bekerja sama dengan perusahaan daerah dan luar daerah untuk meningkatkan program Baznas Kabupaten Sumenep, sehingga walaupun dana terbatas tetapi bisa membuat program untuk masyarakat,” tandasnya.

Baznas Kabupaten Sumenep mempunyai dua program yang dilaksanakan pada tahun 2021, yakni kemanusiaan dan pendidikan beasiswa satu keluarga dengan dua jenjang pendidikan, yakni pendidikan SMA dan satu keluarga satu sarjana.

“Baznas Kabupaten Sumenep tahun ini, menyiapkan siswa-siswi binaan dari keluarga kurang mampu untuk membantu biaya pendidikannya hingga lulus,” pungkas Moh. Jazuli. ( Yasik, Fer )