Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 05-11-2004
  • 667 Kali

KELUARGA ABD. JAKFAR DATANGI DPRD SUMENEP

Sumenep-Infokom News Room : Akibat penyelesian kasus pembunuhan terhadap Abd. Jakfar usia 47 tahun warga Bata’al Barat Kecamatan Ganding sampai saat ini terkatung-katung, akhirnya keluarga korban mendatangi Komis A DPRD Sumenep. Kehadiran keluarga korban itu meminta pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan yang mengakibatkan Abd. Jaffar tewas pada tanggal 20 September lalu. Keluarga korban yang berjumlah 10 orang lebih itu, juga membeber tewasnya almarhum dalam kondisi mengenaskan dengan luka memar akibat pukulan benda tumpul di kepala bagian belakang, untuk itu ia meminta Dewan turut memikirkan dan mendesak jajaran penegak hukum mengusut pelaku yang saat ini belum diketahui rimbanya. Usai pertemuan itu Kapolsek Ganding, Iptu Sukrisnadi menjelaskan, dalam kasus ini pihaknya mengaku kesulitan menangkap pelaku, karena bukti yang mengarah kepada salah satu orang yang diduga sebagai pelaku tidak didukung dengan bukti kuat. Untuk itu, kata Iptu Sukrisnadi, pihaknya mencari bukti kuat untuk menangkap pelaku terbunuhnya Abd. Jaffar yang saat ini masih buram. ”Kami masih mengumpulkan bukti kuat, sebab jika salah tangkap, maka kami akan dinilai sembarangan dalam bertindak,sehingga sebelum bukti kuat kami tidak akan menangkap siapapun, keculai bukti sudah lengkap”, teganya. Disampaikan pula oleh Kapolsek Iptu Sukrisnadi, meski ada bukti bercak darah di sekitar rumah seseorang yang diduga sebagai palakunya dan didukung oleh informasi berbagai sumber, namun hal itu masih belum kuat untuk dijadikan bukti otentik, bahwa yang bersangkutan merupakan pelaku pembunuhan. Sementara Sekretaris Komisi A DPRD Sumenep, Drs. Ach. Mawardi meminta, jika sudah ada arahan dan bukti kepada seseorang yang dicurigai sebagai pelakunya, maka selayaknya aparat kepolisian bisa menjadikan mereka sebagai saksi, agar setiap persoalan secepatnya bisa diketahui pelaku serta diharapkan aparat keamanan tidak ragu untuk melangkah didalam melakukan tugasnya.” Diungkapkan oleh anggota Dewan dari Kecamatan Batuputih ini, bahwa pihaknya untuk menyelesaikan persoalan ini masih menunggu perkembangan informasi, setelah dikeluarkannya test darah Lapfor Polda Jatim atas kesamaan darah dari yang ditemukan di TKP dan dihalaman rumah seseorang. ( Yasik, Tin, Ren, Esha )