Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-01-2015
  • 582 Kali

Kelompok Tani Batang-batang Datangi Komisi B DPRD

News Room, Senin ( 12/01 ) Sejumlah Ketua Kelompok Tani (Poktan) se Kecamatan Batang-batang, Sumenep, Senin (12/01) pagi, mendatangi Komisi B DPRD setempat. Mereka mengeluhkan kelangkaan pupuk yang terjadi di wilayahnya. Ketua Kelompok Tani Desa Batang-batang Daya, Kecamatan Batang-batang, Sutrisno mengatakan, kedatangannya ke dewan untuk meminta wakil rakyat ikut memikirkan nasib para petani yang mengalami kelangkaan pupuk bersubsidi jenis urea. ¡°Kami tidak menginginkan tanam padi ini gagal lagi seperti musim tanam jagung. Pupuk jenis urea sangat dibutuhkan oleh petani, tapi keberadaannya sulit didapat,¡±kata Sutrisno, Senin (12/01). Menurutnya, pada musim tanam jagung, para petani di Batang-batang sudah mengalami gagal panen, karena kekurangan pupuk. ¡°Jangan sampai tanam padi kali ini juga ikut gagal panen,¡±terangnya. Sutrisno menambahkan, sebenarnya kelangkaan pupuk bersubsidi itu terjadi di kios resmi. Sedangkan di toko-toko stoknya banyak dengan harga yang cukup mahal, yakni hampir Rp. 200 ribu per-zak. ¡°Yang kami herankan, kenapa di kios resmi pupuk urea langka. Sementara ditoko-toko umum justru barangnya banyak. Ini bukan hanya terjadi di satu Desa, tapi di semua Desa di Batang-batang tidak dapat pupuk bersubsidi,¡±tegasnya. Menyikapi hal itu, Ketua Komisi B DPRD Sumenep, Nurus Salam meminta Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep langsung menindak lanjuti keluhan petani itu. ¡°Kami mengundang Kepala Disperta dalam pertemuan dengan Ketua Kelompok Tani tadi, jadi mereka sudah menyampaikan sendiri kondisi riil dibawah,¡±ungkapnya. ( Nita, Esha )