News Room, Selasa ( 20/10 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, berencana mengembangkan produk unggulan pertanian dan perkebunan melalui Program Agropolitan yang berpusat di Kecamatan Rubaru. Saat ini program tersebut memasuki tahap pembuatan Peraturan Daerah (Perda). Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Ir. H. Sungkono Sidik, S.Sos, M.Si, ketika ditemui News Room, Selasa siang (20/10), di ruang kerjanya mengungkapkan, program agropolitan tersebut nantinya bisa ditindaklanjuti instansi terkiat lainnya, seperti Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Dinas Perdagangan, dan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM). “Untuk sementara ini kami memang baru akan memusatkan program agropolitan di Kecamatan Rubaru. Ini didasarkan pada potensi beberapa Desa yang ada. Dan masing-masing Desa disana juga dapat mempromosikan produk unggulan yang ada di Desanya masing-masing,â€Âungkap Soengkono. Dijelaskannya pula, bahwa dalam pengelolaan program agropolitan ini pihaknya lebih banyak melibatkan masyarakat petani. Sebab, harapan dari program ini memang untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Sedangkan pemerintah melalui instansi terkait, akan berusaha memberikan bantuan bibit, pemasaran dan dukungan modal. Sehingga, dengan dukungan itu, program agropolitan bisa terwujud sesuai harapan. Karena itu pihaknya menargetkan, upaya pengembangan program agropolitan itu bisa terlaksana di tahun 2010. Dan selanjutnya bisa dikembangkan di beberapa Kecamatan lain di Sumenep. Masyarakat petani selanjutnya bisa melakukan berbagai kegiatan, seperti tahap pelelangan dan tahap adminitrasi. Dan pihaknya menargetkan prosesnya tuntas pada tahun ini. Sebab, saat ini beberapa produk unggulan dari berbagai daerah di Kabupaten Sumenep, sudah banyak dikenalkan keluar daerah. Baik melalui website (www.sumenep.go.id) yang ada maupun dengan kegiatan pameran produk unggulan di tingkat Provinsi maupun Nasional. ( Ren, Adjie )