Kota-Kominfo News Room : Bertempat di halaman depan Lapangan Giling Kecamatan Kota Sumenep, Jumat malam tadi (08/09), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumenep, telah menggelar kegiatan Seni Budaya Madura, berupa pagelaran Ludruk semalam suntuk dalam rangkaian acara Kerapan Sapi Tradisional tingkat Kabupaten Sumenep tahun 2006. Pagelaran Ludruk tersebut, untuk menyelamatkan Kebudayaan Madura yang tidak boleh hilang dan membiarkan raib begitu saja, akan tetapi secara konsisten menjadi milik bangsa dari kesadaran setiap individu bangsa itu sendiri. Kadis Pariwisata dan Kebudayan Kabupaten Sumenep, Ir. H. R. Edy Mustika, M.S, M.SI. pada kesempatan itu mengatakan, bahwa satu-satunya upaya yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan kebudayaan yang kita miliki dari ancaman itu, kita harus kembali merekatkan rasa Nasionalisme Kebudayaan, seperti kebudayaan yang dilahirkan dari rahim Madura, yang harus tetap dipertahankan dan tidak terlena dengan kebudayaan global, yang tidak mungkin kita pungkiri, sehingga pembumian Nasionalisme Kebudayaan lokal akan terus terbangun. Lebih lanjut H. R. Edy Mustika menegaskan, bahwa kebudayan lokal menjadi yang utama dari sekian kebudayaan global yang masuk. Karena tanpa itu, kebudayaan lokal tidak dapat dipertahankan dan tidak dapat pula diwariskan kepada generasi penerus bangsa. ( Jup-02, Soek )