News Room, Kamis ( 02/04 ) Keberadaan petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) DPRD Sumenep yang baru beberapa hari melaksanakan tugasnya, diakui Sekretaris DPRD Kabupaten Sumenep, H. Moh. Mulki, SE bukan untuk mempersulit para tamu, maupun anggota DPRD Sumenep sendiri. Namun hal itu semata-mata untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami mohon maaf, bukan berarti adanya Pamdal di DPRD Sumenep untuk mempersulit, tapi ini bentuk pelayanan pada masyarakat dan anggota dewan,”ungkap Sekretaris DPRD Sumenep yang didampingi Kabag Humas DPRD Sumenep, Raisul Kawim, S.Sos, M.Si di hadapan wartawan pada cara Forum Komunikasi Pembangunan Sumenep di ruang Pers DPRD Sumenep, Kamis (02/04).
Menurutnya, petugas Pamdal DPRD Sumenep tersebut sebenarnya merupakan program di tahun 2014 lalu, Namun, baru terealisasidi tahun 2015 ini. Rekrutmennya dilakukan oleh sebuah perusahaan yang bergerak di bidang outsourcing di Pamekasan.
Diakui pula, pihaknya sudah menyampaikan kepada ke 4 petugas Pamdal tersebut, agar tidak menyamakan Kantor DPRD dengan kantor lain. Sebab, di DPRD merupakan tempat pelayanan pada masyarakat yang di dalamnya merupakan tempat para wakil rakyat. Termasuk dengan para wartawan yang memang sudah biasa keluar masuk kantor DPRD Sumenep.
“Birokrasi dengan media jangan sampai dibatasi. Misalnya, tidak usah sampai tanda tangan. Kalau sudah dari media ya sudah. Yang penting dikenali kalau memang wartawan,”ujarnya.
Bahkan, dalam kesempatan tersebut ke 4 petugas Pamdal DPRD Sumenep tersebut dihadirkan dalam acara tersebut, dengan maksud untuk saling lebih mengenal, sehingga tidak sampai terjadi kesalah pahaman. ( Ren, Esha )